Media Bangsa – Jakarta, 6 Agustus 2026 – Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Bertajuk “Strategi Integratif Green Jobs Dalam Pengembangan Kurikulum TVET Bidang Pariwisata Untuk Mendukung Praktik Industri yang Berkelanjutan” dengan tujuan Urgensi Green Skills sebagai Mata Pelajaran Umum Baru pada Kurikulum SMK Bidang Pariwisata, Perhotelan, dan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) di Era Ekonomi Hijau, bertempat di Laboratorium Tata Graha Prodi PKK UNJ. Kegiatan ini menghimpun perspektif pendidik SMK dan praktisi industri mengenai perlunya Green Skills dihadirkan sebagai mata pelajaran umum, sekaligus menjadi pijakan bagi peserta sebagai pakar dan validator sebelum mengisi kuesioner Fuzzy AHP.
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Bimo Kuncoro Jati, M.Par., Riswano, M.Pd., dan Rachmadina Rafika Triani, M.Par. dengan melibatkan mahasiswa Hulul Aini, Mutiara Az Zahra, Nadiva Aurelia Azahra, Alika Citra Nabila, Khalisa Fildza Hany, Nadia Lusiana Putri, dan Shafa Radiva Assyam. Empat narasumber turut hadir memberikan pandangan dan pengalaman lapangan, yaitu A Rahmat, S.Pd., Gr., M.Par., Yogi Pangestu, S.Tr.Par., Nur Rahmah, S.Pd., dan Achmad Gibran Malik, S.Tr.Par.

Diskusi mengangkat urgensi Green Skills bagi pariwisata Indonesia, mulai dari pertumbuhan lapangan kerja hijau dan munculnya posisi green jobs baru, hingga tekanan regulasi internasional seperti Green Claims Directive Uni Eropa yang mewajibkan pembuktian klaim keberlanjutan berbasis data terverifikasi.
Kegiatan ini juga dinilai mendukung pencapaian empat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui reformasi kurikulum vokasi yang adaptif, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui kesiapan lulusan mengisi green jobs, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penguatan kompetensi mitigasi dampak lingkungan di sektor pariwisata. Penguatan Green Skills mendukung pencapaian SDGs sekaligus menjadi kriteria penilaian utama pakar dalam kuesioner Fuzzy AH.
Melalui kegiatan ini, UNJ menegaskan komitmennya mendukung reformasi kurikulum SMK bidang pariwisata berbasis riset dan kebutuhan industri. Kegiatan ditutup dengan pengisian kuesioner Fuzzy AHP oleh para pakar dan validator sebagai tindak lanjut dari hasil diskusi.

Tinggalkan Balasan