Media Bangsa – Jakarta, 6 Agustus 2026 – Tim peneliti dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan penelitian bertajuk “Pengembangan Modul Praktikum TVET Berbasis Blue Economy dengan Pendekatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk Materi Pariwisata”. Kegiatan yang diselenggarakan di SFD Tower B Ruang 802, Jakarta, ini merupakan bagian dari upaya pengembangan pembelajaran vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Penelitian ini diketuai oleh Riswano, M.Pd., dengan anggota Bimo Kuncoro Jati, M.Par. dan Rachmadina Rafika Triani, M.Par. Dalam pelaksanaannya, tim peneliti melibatkan praktisi industri perhotelan dan guru SMK sebagai mitra untuk memperoleh masukan terkait penyusunan modul praktikum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan penelitian menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yaitu Yogi Pangestu, S.Tr.Par. dari The Langham Hotel Jakarta, Achmad Gibran Malik, S.Tr.Par. sebagai praktisi hotel, Nur Rahma, S.Pd. dari SMKN 70 Jakarta, serta A. Rahmat, S.Pd., Gr., M.Par. dari SMKN 1 Cisarua Bandung. Diskusi yang berlangsung berfokus pada penyelarasan materi pembelajaran dengan perkembangan industri pariwisata, khususnya dalam penerapan konsep Blue Economy dan budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Modul praktikum yang dikembangkan mengintegrasikan konsep Technical and Vocational Education and Training (TVET), prinsip Blue Economy, serta penerapan K3 agar peserta didik memiliki kompetensi teknis sekaligus kesadaran terhadap aspek keselamatan kerja dan pelestarian lingkungan. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang siap bekerja, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Selain menghasilkan inovasi pembelajaran, penelitian ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pengembangan modul mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan bahan ajar yang inovatif dan sesuai kebutuhan industri. Penelitian ini juga mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pariwisata. Penerapan konsep Blue Economy sejalan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dan SDG 14 (Ekosistem Lautan), yang menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Di samping itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, praktisi industri, dan sekolah vokasi mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Melalui penelitian ini, Universitas Negeri Jakarta menegaskan komitmennya dalam menghasilkan inovasi pembelajaran vokasi yang mampu menjawab tantangan dunia kerja sekaligus mendukung pembangunan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, aman, dan berwawasan lingkungan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran TVET pada bidang pariwisata di perguruan tinggi maupun sekolah vokasi sehingga mampu mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan industri di masa depan.

Tinggalkan Balasan