Media Bangsa – SURABAYA — Program Studi Sistem Informasi Universitas Surabaya (UBAYA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri digital melalui penyelenggaraan UBAYA Cup 2026, kompetisi esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang menjadi salah satu turnamen MLBB pelajar terbesar di Indonesia. Sebanyak 200 tim dari tingkat SMA/SMK/MA sederajat akan berkompetisi memperebutkan gelar juara pada 12–13 September 2026 di Maspion Square, Surabaya.
Tidak hanya menghadirkan kompetisi permainan digital, UBAYA Cup 2026 dirancang sebagai wadah pengembangan talenta muda Indonesia dalam bidang esports, teknologi, strategi, dan kolaborasi. Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.200 pemain, turnamen ini menjadi salah satu ajang esports pelajar dengan partisipasi terbesar yang pernah diselenggarakan di Jawa Timur.
Ketua Pelaksana UBAYA Cup 2026, Muhammad Pramadita Wirawan, dosen Program Studi Sistem Informasi UBAYA, menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk kontribusi UBAYA dalam memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi digitalnya.
“Melalui UBAYA Cup 2026, kami ingin menghadirkan kompetisi esports yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membangun karakter peserta melalui sportivitas, kerja sama tim, kemampuan strategi, serta pemanfaatan teknologi digital. Besarnya antusiasme peserta menunjukkan bahwa esports telah menjadi bagian penting dari perkembangan talenta digital generasi muda Indonesia,” ujar Muhammad Pramadita.
Kolaborasi Pendidikan dan Industri Digital
UBAYA Cup 2026 diselenggarakan oleh Program Studi Sistem Informasi UBAYA bekerja sama dengan Maspion IT sebagai mitra industri. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mendukung perkembangan teknologi digital.
Pimpinan Maspion IT, Ir. Okky Tri Hutomo, M.IT., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi.
“Industri digital membutuhkan talenta yang memiliki kemampuan teknologi sekaligus kemampuan berpikir strategis, kreatif, dan mampu bekerja dalam tim. Melalui kegiatan seperti UBAYA Cup ini, kami melihat adanya peluang untuk mendukung generasi muda agar semakin siap menghadapi perkembangan dunia digital,” ungkap Okky.
Selaras dengan Visi Sistem Informasi UBAYA sebagai Pencetak Talenta Digital
Penyelenggaraan UBAYA Cup 2026 juga menjadi bagian dari implementasi visi Program Studi Sistem Informasi Universitas Surabaya (UBAYA) dalam mencetak profesional digital yang mampu mengintegrasikan kebutuhan bisnis dengan perkembangan teknologi informasi.
Dengan tagline “Creating Digital Business Professional”, Program Studi Sistem Informasi UBAYA berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknologi, pemahaman bisnis, serta kemampuan menciptakan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan industri.
Komitmen tersebut diperkuat dengan capaian Akreditasi Unggul yang diraih oleh Program Studi Sistem Informasi UBAYA. Akreditasi Unggul merupakan peringkat akreditasi tertinggi yang diberikan kepada program studi atau perguruan tinggi yang dinilai mampu memenuhi standar mutu pendidikan tinggi dengan capaian yang sangat baik dan berkelanjutan.
Predikat ini menunjukkan bahwa Program Studi Sistem Informasi UBAYA tidak hanya memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga memiliki keunggulan dalam berbagai aspek, mulai dari tata kelola program studi, kualitas proses pendidikan, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga capaian lulusan.
Ketua Program Studi Sistem Informasi UBAYA Dr. Dhiani Tresna Absari, S.T., M.Kom menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi program studi untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dan masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan UBAYA Cup 2026.
“Sebagai program studi yang telah memperoleh predikat Akreditasi Unggul, kami terus berupaya memberikan kontribusi dalam pengembangan talenta digital Indonesia. Kegiatan seperti UBAYA Cup menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana teknologi, kreativitas, dan kolaborasi dapat dikembangkan secara positif oleh generasi muda,” jelasnya.
UBAYA Cup 2026 akan menggunakan sistem pertandingan single elimination (gugur). Pada hari pertama, Sabtu (12/9/2026), seluruh 200 tim akan bertanding untuk menentukan 32 tim terbaik yang berhak melaju ke babak berikutnya.
Memasuki hari kedua, Minggu (13/9/2026), pertandingan akan berlangsung mulai dari babak 32 besar, 16 besar, perempat final, semifinal, hingga pertandingan final.
Melalui UBAYA Cup 2026, Program Studi Sistem Informasi UBAYA berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem esports Indonesia sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta inovasi digital di masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan