Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Pendidikan · 7 Jul 2023 06:00 WIB ·

Menjadi Data Analis Melalui Program Studi Independen Kampus Merdeka Batch 4 Bersama Bitlabs Academy


 Menjadi Data Analis Melalui Program Studi Independen Kampus Merdeka Batch 4 Bersama Bitlabs Academy Perbesar

Surabaya – Anindita, seorang mahasiswa yang berasal dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur telah berhasil menyelesaikan program Studi Independen program Kampus Merdeka Batch 4 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Ia memilih fokus pada tema Data Analytics for Business dalam program tersebut yang diadakan oleh Bitlabs Academy. Program Data Analytics for Business yang berlangsung selama 5 bulan dengan jumlah peserta hanya 150 mahasiswa yang tersebar diseluruh Indonesia. Proses kegiatan belajar menggunakan berbagai metode pembelajaran yang inovatif. Bitlabs Academy memberikan peserta keterampilan yang relevan dengan industri saat ini, baik keterampilan teknikal (tech skills) maupun non-teknikal (soft skills).

Bitlabs Academy, sebagai mitra dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), berperan aktif dalam mendukung program yang diselenggarakan oleh pemerintah. Dengan fokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan di bidang teknologi dan komputer, Bitlabs Academy menyediakan program pelatihan dan kursus yang dirancang untuk mempersiapkan peserta, termasuk Anindita, untuk berkarir di industri teknologi.

Program MSIB yang diikuti oleh Anindita menawarkan pendekatan pembelajaran yang relevan dengan dunia kerja. Melalui sistem pembelajaran daring yang dilaksanakan secara synchronous dan asynchronous, ia memiliki akses ke berbagai jenis pembelajaran, termasuk sesi learning, exam, dan project based learning. Dalam project based learning, para peserta berkesempatan untuk bekerja sama dengan perusahaan riil dan menerapkan pengetahuan dan keterampilannya dalam menganalisis data.

Metode pembelajaran yang diterapkan dalam program ini terdiri dari tiga tipe pembelajaran yang berbeda. Pertama, terdapat metode Learning yang mencakup In Class Training (ICT), Hands-On Training (HOT), dan Weekly Consultation. Dalam ICT, Anindita dan peserta lainnya mendapatkan pengajaran langsung dari instruktur yang merupakan ahli di industri, baik dalam materi teknikal maupun non-teknikal. HOT memungkinkan Anindita untuk mempraktikkan materi yang telah dipelajari dalam ICT dengan bimbingan mentor. Weekly Consultation memberikan kesempatan bagi Anindita untuk berdiskusi dengan mentor dan teman sekelas mengenai tugas-tugas yang diberikan dalam ICT.

Seluruh kegiatan mendapatkan transfer kredit sebesar 20 sks. Penilaian untuk peserta berdasarkan dari kehadiran, nilai Pre-Test dan Post-Test, Assignment dan hasil Exam yang terdiri dari Mid-Exam dan Final Exam. Keseluruhan Exam dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting dengan live coding. Peserta diuji tentang pemahamannya terhadap materi teknikal dan bisnis yang telah diajarkan selama program.

Pada tahap terakhir, terdapat metode pembelajaran Project Based Learning (PBL) & Pitching Day. Dalam PBL, peserta diberikan proyek akhir berbasis studi kasus yang harus dianalisis dan diselesaikan. Menurut Anindita, ia memiliki empat kali kesempatan konsultasi dengan mentor untuk membahas proyeknya. Pitching Day merupakan sesi penjurian yang menentukan tiga kelompok terbaik dalam PBL.

Seperti yang sudah disebutkan peserta harus menyelesaikan berbagai tugas dan penilaian untuk mencapai kelulusan. Pre Tes dan Post Test merupakan tes awal dan akhir yang harus diselesaikan sebelum dan setelah ICT dengan menggunakan platform Quizizz. Modul Assignment merupakan tugas yang harus diselesaikan setelah mengikuti ICT. Mid Exam dan Final Exam memiliki bobot penilaian yang signifikan dan melibatkan penyelesaian mini-proyek teknikal dan bisnis menggunakan alat seperti BigQuery, Google Colaboratory, Draw.io, dan Google Docs. PBL merupakan proyek akhir yang Anindita kerjakan berdasarkan studi kasus dari hiring partner, dan dia mendapatkan kesempatan konsultasi dengan mentor sebanyak empat kali dalam setiap kategori PBL.

Anindita sangat senang dengan keberhasilannya dalam menyelesaikan program Studi Independen ini. “Saya merasa sangat beruntung bisa mengikuti program ini dan memperoleh keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Program ini memberikan saya kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan saya dalam analisis data. Melalui metode pembelajaran yang beragam, saya dapat mengasah keterampilan teknikal dan soft skill yang dibutuhkan di industri saat ini. Saya percaya bahwa program ini akan membantu saya mencapai kesuksesan dalam karir saya di masa depan,” ungkap Anindita.

Program Kampus Merdeka dan mitra seperti Bitlabs Academy membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia yang memiliki minat dan latar belakang IT maupun bisnis untuk mengikuti program ini. Diharapkan program-program seperti ini akan terus memberikan dampak positif pada kehidupan individu dan membantu mahasiswa dalam mencapai kesuksesan dalam karir mereka. Program Studi Independen dalam Kampus Merdeka Batch 4 memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk memperluas pengetahuan mereka di luar lingkungan kampus dan mempersiapkan mereka untuk tantangan dunia kerja. Diharapkan melalui program ini, generasi muda seperti Anindita akan siap menghadapi tuntutan industri dan berkontribusi positif dalam memajukan bangsa.

Semakin banyak mahasiswa yang mengikuti program Studi Independen, harapannya adalah pengembangan sumber daya manusia yang handal dan siap menghadapi tuntutan dunia usaha dan industri. Semoga langkah-langkah ini akan terus memperkuat sektor pendidikan dan menghasilkan generasi yang kompeten dalam bidangnya.

Referensi:

  1. Kampus Merdeka. (2023) Link [Home | Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (kemdikbud.go.id)]
  2. Bitlabs Academy. (2023) Link [Belajar Coding Pemula Materi Terstruktur & Terlengkap 2021 | Tentang Bitlabs]
  3. Kemendikbud Ristek. (2023) Link [Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemdikbud.go.id)]
Artikel ini telah dibaca 66 kali

Baca Lainnya

Kerja Bakti “Pembersihan Sampah Sekitar Sungai di Desa Ciburial RW 7

15 June 2024 - 21:50 WIB

Kegiatan Pengolahan Sampah Terpadu di Desa Ciburial “Mengubah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos”

15 June 2024 - 21:43 WIB

Profil Desa Ciburial: Keindahan Alam yang Membutuhkan Pengelolaan Sampah Terpadu

15 June 2024 - 21:33 WIB

Tax Policy and Economic Elites: Going Where the Money is Earmarking

12 June 2024 - 05:59 WIB

PERMASALAHAN KASUS GOOGLE TERHADAP KONSEP BUT

12 June 2024 - 02:56 WIB

*Aksi Bersama Segenap Elemen Masyarakat, Pers, Kaum Buruh, Aktivis Pergerakan Menolak UU Penyiaran & Pandemi Treaty*

28 May 2024 - 11:02 WIB

Trending di Bisnis