Media Bangsa – Desa Ciburial, RW 7 RT 1,2,3 menjadi saksi dari sebuah inisiatif pengelolaan sampah terpadu yang dilakukan oleh tim relawan mahasiswa dan tim dari Ketapang Kita Mitra PT Agritama Sinergi Inovasi. Program ini bertujuan untuk memilah sampah menjadi tiga jenis: organik, residu, dan sampah daur ulang, dengan harapan dapat mengurangi limbah B3 serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.
Proses dan Metode Pemilahan Sampah Tim relawan mengajarkan masyarakat Desa Ciburial cara memilah sampah dengan benar. Sampah organik seperti buah busuk dan sayuran dikumpulkan untuk dijadikan kompos, yang kemudian dapat digunakan sebagai pupuk tanaman atau pakan ternak. Sampah residu, yang meliputi kertas, kain, dan kaleng, diolah melalui metode pemadatan dan pengolahan khusus sebelum dibuang dengan cara yang tepat. Sementara itu, sampah daur ulang seperti kardus, botol minuman, dan kaca dikumpulkan untuk dimanfaatkan kembali tanpa perlu proses pengolahan yang rumit.

Partisipasi Aktif dan Interaksi dengan Masyarakat Kegiatan ini menjadi sangat interaktif dengan keterlibatan langsung masyarakat. Relawan mengadakan lokakarya dan demonstrasi secara langsung, di mana warga desa belajar dan berpartisipasi dalam memilah sampah. Mereka juga diajak untuk bertanya dan berbagi pengalaman seputar pengelolaan sampah.
Tujuan dan Manfaat Program
- Mengurangi Limbah B3: Pemilahan yang baik membantu mengurangi limbah B3 yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan.
- Meningkatkan Kesadaran Masyarakat: Edukasi terus-menerus tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
- Mengoptimalkan Pemanfaatan Kembali Sampah: Sampah yang terpilah dengan baik dapat dimanfaatkan kembali, mengurangi biaya pengelolaan dan dampak negatif terhadap lingkungan.
Ketapang Kita Mitra PT Agritama Sinergi Inovasi mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita,” kata salah satu anggota tim relawan. Dengan langkah-langkah sederhana namun berdampak besar ini, Desa Ciburial menunjukkan bahwa perubahan positif dalam pengelolaan sampah bisa dimulai dari komunitas kecil dan berkembang menjadi gerakan besar menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Thiang Makrifat | Agribisnis | Universitas Pembangunan “Nasional” Veteran Jawa Timur
