Media Bangsa – Tim Penggerak Posyandu (TP Posyandu) Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan bantuan susu bagi balita tengkes (stunting) di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Selasa (8/9/2026).
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan tengkes melalui kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten.Di Desa Tabumela, sebanyak 30 anak stunting menjadi sasaran program pilot project atau percontohan penanganan stunting. Ketua TP Posyandu Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan menyerahkan bantuan bersama TP Posyandu Kabupaten Gorontalo Maryam Sofian.
Bantuan Susu untuk Anak Stunting
Nani Ismail mengatakan, setiap anak tengkes mendapat delapan dus susu. Setiap dus memiliki berat 450 gram.Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi anak. Selain itu, program ini menjadi bagian dari intervensi untuk menurunkan angka tengkes di daerah. “Tujuannya untuk menurunkan atau menghabiskan stunting yang ada di Kabupaten Gorontalo, khususnya di desa pilot project di Tabumela,” ujar Nani.
Enam Pengampu SPM Ikut Tangani Tengkes
Selain memberikan bantuan susu, TP Posyandu Provinsi Gorontalo mendorong enam pengampu Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk fokus menangani tengkes di desa pilot project.Kolaborasi melibatkan perangkat daerah dari tingkat provinsi dan kabupaten. Sektor yang terlibat antara lain kesehatan, sosial, pendidikan, dan pekerjaan umum.Pemerintah juga melibatkan perangkat daerah terkait lainnya untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Insya Allah, program ini akan memberikan dampak bagi masyarakat Desa Tabumela. Pelaksanaan program di desa pilot project melibatkan enam pengampuh dari pemerintah provinsi dan kabupaten,” jelas Nani. Menurut Nani, program tersebut menargetkan penyelesaian berbagai keluhan masyarakat dalam waktu tujuh bulan.
Program Penanganan Stunting Berlanjut
Sebelumnya, TP Posyandu Provinsi Gorontalo juga melakukan intervensi serupa di Kabupaten Bone Bolango. Program tersebut menyasar 15 anak tengkes di Desa Langge. Melalui program ini, pemerintah berharap penanganan stunting dapat berjalan lebih terarah. Kolaborasi antarinstansi juga diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan anak di wilayah sasaran.(mcgorontaloprov/mila)

Tinggalkan Balasan