Media Bangsa –  Tiga atlet triathlon Jawa Timur tidak ingin sekadar menjadi pelengkap pada debut mereka di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Martina Ayu Pratiwi, Muhammad Noval Ashidiq, dan Hauqalah Fakhal Arvyello datang dengan pengalaman internasional dan target meraih medali untuk Indonesia.

Ketiganya dipercaya memperkuat Kontingen Indonesia pada Asian Games XX yang berlangsung di Jepang, 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Selain tiga atlet, Jawa Timur juga menyumbangkan dua pelatih untuk mendampingi kontingen triathlon Indonesia. Mereka adalah Muchammad Fadly Arif dan Chomairoh Bella Agripina.

Atlet Triathlon Jatim Jalani Persiapan

Ketua Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jawa Timur, Anastasia Kirana, mengatakan ketiga atlet telah menjalani persiapan melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas). Mereka juga mengikuti sejumlah kejuaraan internasional.

“Usia atlet Jatim masih sangat muda dan ini merupakan debut pertama mereka di ajang Asian Games,” kata Anastasia dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).

Meski berstatus debutan, Anastasia berharap ketiganya tidak sekadar menjadikan Asian Games sebagai ajang mencari pengalaman. Ia meminta para atlet tampil maksimal dan berani bersaing untuk memperebutkan medali.

Persaingan pun diprediksi tidak mudah. Jepang, Cina, Korea, dan Kazakhstan memiliki atlet triathlon dengan kualitas yang kuat.

“Jepang, Cina, Korea, dan Kazakhstan memiliki atlet yang cukup bagus. Namun, saya berharap para atlet bisa mengeluarkan semua kemampuannya untuk meraih medali untuk Indonesia,” ujarnya.

Martina, Noval, dan Hauqalah Punya Pengalaman Internasional

Martina menjadi salah satu tumpuan dengan rekam jejak internasional yang menonjol. Pada SEA Games Thailand 2025, ia berhasil mengoleksi lima medali emas dan dua medali perak.

Sementara itu, Noval juga membawa pengalaman penting setelah meraih medali emas pada PON XIX Aceh-Medan. Ia telah mengikuti sejumlah uji coba dan kompetisi triathlon tingkat Asia.

Salah satunya adalah Asia Triathlon Junior, U23 & Mixed Relay Championships di Jubail, Arab Saudi. Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Noval untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di Asian Games.

Hauqalah juga tidak asing dengan persaingan internasional. Atlet muda tersebut turut menyumbangkan medali emas dan perak untuk Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.

Dengan rekam jejak tersebut, ketiganya memiliki modal kompetitif untuk menghadapi debut di Asian Games.

KONI Jatim Dorong Atlet Tampil Maksimal

Dukungan juga datang dari Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil. Ia meminta seluruh atlet Jatim yang memperkuat Indonesia menjaga semangat dan memberikan penampilan terbaik.

Menurut Nabil, para atlet triathlon telah menjalani pelatnas di Situbondo dengan intensitas latihan tinggi. Dalam sehari, mereka dapat menjalani latihan hingga tiga kali.

Selain itu, fasilitas latihan yang tersedia juga mendukung persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Terkait mewakili Indonesia, atlet Jatim harus memberikan prestasi yang luar biasa,” tegas Nabil.

Kini, Martina, Noval, dan Hauqalah bersiap menghadapi debut di panggung Asian Games. Dengan pengalaman internasional yang mereka miliki, target mereka jelas. Mereka tidak hanya ingin tampil, tetapi juga membawa pulang medali untuk Indonesia.

(MC Prov Jatim/hjr/eyv)

Sumber