Media Bangsa – Jombang, 8 Juli 2026KPM UNIPDU – Kelompok 2 Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (UNIPDU) Jombang resmi memulai rangkaian pengabdian di Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso. Pada pekan pertama, yang dimulai Rabu (8/7), mahasiswa menggelar berbagai kegiatan dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh agama, ibu-ibu, hingga anak-anak.8
Pembukaan KPM berlangsung di Balai Desa Daditunggal sekaligus menjadi penanda dimulainya program pengabdian mahasiswa di desa tersebut. Dalam acara yang berlangsung khidmat itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Mukhlisin, M.Pd.I., secara simbolis menyerahkan mahasiswa kepada Kepala Desa Daditunggal, Suliono.
Selain prosesi serah terima, kegiatan juga diisi dengan pemaparan program kerja oleh Ketua Kelompok 2, Abimanyu Pujiandika Maryadi. Pemaparan tersebut dilakukan untuk menyelaraskan rencana kegiatan mahasiswa dengan kebutuhan serta program pembangunan desa.
Memasuki hari kedua dan ketiga, Kamis–Jumat, mahasiswa mulai turun langsung ke tengah masyarakat. Mereka melakukan sowan atau silaturahmi kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kedekatan sekaligus memahami kondisi sosial masyarakat Desa Daditunggal.
Di sela-sela kegiatan, mahasiswa turut berbaur dalam kegiatan Yasinan dan Khotmil Qur’an bersama ibu-ibu. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk beradaptasi dengan tradisi keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat setempat.
Memasuki akhir pekan, Minggu, fokus kegiatan mulai diarahkan pada bidang pendidikan. Mahasiswa membuka bimbingan belajar (bimbel) bagi anak-anak desa sebagai wadah pendampingan belajar sekaligus upaya meningkatkan motivasi mereka. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para orang tua yang berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan pendampingan tambahan di luar jam sekolah.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pengabdi, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar Desa Daditunggal. Silaturahmi dan kepercayaan adalah kunci utama keberhasilan program kami,” ujar Abimanyu, Ketua Kelompok 2.
Memasuki awal pekan berikutnya, Senin, mahasiswa KPM Kelompok 2 kembali memperluas keterlibatan mereka dalam kegiatan masyarakat. Mereka menghadiri rapat pleno Tim Penggerak PKK sebagai bagian dari koordinasi terkait pemberdayaan perempuan.
Pada kesempatan yang sama, mahasiswa menggelar sosialisasi pemanfaatan pekarangan rumah untuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan tersebut bertujuan mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam memanfaatkan tanaman di sekitar rumah sebagai sumber bahan obat alami untuk kebutuhan sehari-hari.
Kontribusi mahasiswa juga terlihat dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Hari Ayah serta pendampingan mengajar di TPQ. Keterlibatan tersebut semakin memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter dan pembelajaran keagamaan bagi anak-anak.
Rangkaian kegiatan pekan pertama ditutup pada Selasa dengan mengikuti Yasin dan Tahlil bersama ibu-ibu Dusun Cuwalang. Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kedekatan dengan masyarakat sekaligus wujud komitmen untuk terus mendampingi berbagai aktivitas sosial dan keagamaan selama masa pengabdian.
Beragam kegiatan yang mencakup bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi awal bagi pelaksanaan program KPM Kelompok 2 UNIPDU di Desa Daditunggal. Dukungan Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam mengoptimalkan program-program pengabdian berikutnya.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi, KPM Kelompok 2 UNIPDU berharap kehadirannya tidak hanya memberikan manfaat selama masa pengabdian, tetapi juga mampu mendorong tumbuhnya berbagai kegiatan positif yang dapat terus berkembang dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Desa Daditunggal.

Tinggalkan Balasan