Media Bangsa – MALANG – Suasana pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Malang dipastikan bakal tampil berbeda dan lebih berwarna. Kelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang bekerja sama dengan Anjani Batik Galeri siap menyapa masyarakat di ruang publik melalui agenda pra-event bertajuk “Nggelar Batik”. Kegiatan brand activation ini mengusung konsep segar yang memadukan edukasi pelestarian budaya lokal dengan kebersamaan di tengah aktivitas pagi kota.
Mengambil momentum keramaian CFD Malang, acara ini dirancang khusus untuk mendekatkan kembali warisan batik secara langsung kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda, melalui pengalaman interaktif. Daya tarik utama dari perhelatan ini adalah workshop membatik yang dikemas dengan nuansa piknik santai, sehingga mampu menciptakan oase kreatif yang nyaman di tengah area bebas kendaraan bermotor.
Melalui aktivitas mencanting di alam terbuka tersebut, para pengunjung diajak untuk merasakan langsung proses pembuatan kain batik dengan cara yang menyenangkan, kasual, dan mudah dipahami. Lewat brand activation “Nggelar Batik” di CFD Malang ini, mahasiswa UMM ingin membuktikan bahwa komunikasi budaya tidak melulu harus kaku, melainkan bisa melebur secara dinamis, rekreatif, serta tetap menyentuh hati masyarakat urban. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata aplikasi ilmu komunikasi humas dan pemasaran terintegrasi dalam mengangkat potensi industri kreatif lokal.

Tinggalkan Balasan