Media Bangsa – TUBAN 10 – 11 Okt 2026 — Semangat juang, keberanian, dan dedikasi terhadap almamater kembali ditunjukkan oleh atlet Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam ajang kompetisi pencak silat yang diselenggarakan di Universitas Ronggolawe (UNIROW) Tuban pada 10–11 Oktober 2026. Bukan sekadar hadir untuk bertanding, PSHT UNESA datang membawa tekad untuk mengukir prestasi, menjaga kehormatan organisasi, dan mengharumkan nama Universitas Negeri Surabaya di gelanggang kompetisi.

Bagi para atlet PSHT UNESA, setiap pertandingan merupakan ruang pembuktian atas proses panjang yang telah dilalui. Di balik setiap langkah di gelanggang, terdapat latihan, disiplin, pengorbanan, serta semangat pantang menyerah yang terus ditempa. Kemenangan bukan satu-satunya tujuan, tetapi juga bagaimana setiap atlet mampu menunjukkan karakter kesatria, menjunjung sportivitas, dan memberikan yang terbaik bagi almamater tercinta.

Semangat tersebut terbayar melalui capaian membanggakan yang diraih para atlet. Sebanyak 17 atlet PSHT UNESA berhasil membawa pulang prestasi dari berbagai nomor pertandingan, mulai dari kategori tanding hingga seni tunggal. Deretan capaian ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berkompetisi dan komitmen untuk berprestasi terus tumbuh di lingkungan PSHT UNESA.

Atlet, Satu Semangat: Mengharumkan Nama UNESA

Dalam kompetisi tersebut, sejumlah atlet berhasil meraih podium tertinggi, sementara atlet lainnya turut menyumbangkan prestasi melalui perjuangan yang tidak kalah membanggakan. Berikut daftar capaian atlet PSHT UNESA dalam ajang di UNIROW Tuban.

Juara I

1. Friska Febriana Meisya S. — Manajemen Olahraga, Juara I Tanding Kelas A Dewasa.
2. Diana Julia Nur Rohmah — PJKR, Juara I Tanding Kelas D Dewasa.
3. Muhammad Suharis Muslim — Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Juara I Tanding Kelas B Dewasa.
4. Ahmad Hanif Setiawan — S1 Akuntansi, Juara I Tanding Kelas A Dewasa.

Juara II

5. Teru Marenda Hansamunako — PJKR, Juara II Tanding Kelas D Dewasa.
6. Amanda Prizki Sasakirani — Pendidikan Bahasa Mandarin, Juara II Tanding Kelas E Dewasa.
7. Rahma Zakiyah — D4 Teknik Sipil, Juara II Tanding Kelas B Dewasa.
8. Ahmad Habibillah — D4 Kepelatihan Olahraga, Juara II Tanding Kelas A Dewasa.
9. Sausan Tsabita — Hukum, Juara II Tanding Kelas F Dewasa.

Juara III

10. Dina Habibatus Saninah — Ilmu Hukum, Juara III Seni Tunggal Putri.
11. Windy Savina Elfariyanti — PJKR, Juara III Tanding Kelas C Dewasa.
12. Adhitia Sakti Sasikirana — IKOR, Juara III Tanding Kelas E Dewasa.
13. Ara Agustina — PJKR, Juara III Tanding Kelas A Dewasa.
14. Nabil Izza Nur Faizin — PKO, Juara III Tanding Kelas C Dewasa.
15. Vanessa Angelifo Ninda Farhana — S1 Sastra Indonesia, Juara III Seni Tunggal Tangan Kosong.
16. Dwiki Surya Febriansyah — Analisis Performa Olahraga, Juara III Kelas F Dewasa Putra.
17. Ahmad Syukron Munir — D4 Kepelatihan Olahraga, Juara III Tanding Kelas B Dewasa.

Capaian tersebut menjadi representasi dari kerja keras, konsistensi latihan, dan keberanian para atlet dalam menghadapi persaingan. Setiap medali yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga bagian dari kontribusi nyata untuk PSHT UNESA dan Universitas Negeri Surabaya.

Kabinet Satya Adhikarsa: Hadir Mendampingi, Menguatkan, dan Mengawal Perjuangan

Di balik perjuangan para atlet, terdapat peran penting jajaran pengurus UKM PSHT UNESA Kabinet Satya Adhikarsa yang turut membersamai proses dan kompetisi. Dukungan pengurus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan organisasi yang solid, menjaga semangat atlet, serta memastikan bahwa perjuangan di gelanggang tidak berjalan sendirian.

Kepengurusan yang diketuai oleh Abdillah Rosyid, mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Pendidikan UNESA, menunjukkan bahwa organisasi bukan sekadar tempat bernaung, tetapi juga ruang untuk membangun solidaritas, tanggung jawab, dan komitmen bersama dalam mencapai prestasi.

Adapun jajaran pengurus yang membersamai atlet PSHT UNESA dalam kompetisi di UNIROW Tuban adalah:

– Abdillah Rosyid — Ketua Umum PSHT UNESA.
– Ovinaya Shebil Kuncoro — Wakil Ketua Umum.
– Ernada Chumaidah — Kepala Departemen PSDM.
– Raihan Qomarudin — Wakil Kepala Departemen PSDM.
– Anindya Larasati — Bendahara Umum.
– Tiara Anggraini — Bendahara II.
– Septi Wulan — Sekretaris II.
– Ilham — Staf Tradisi.
– Khamida — Kepala Departemen Komunikasi dan Informasi (KOMINFO).

Kehadiran jajaran pengurus menjadi wujud komitmen untuk terus membersamai para atlet, baik dalam proses persiapan maupun ketika menghadapi tantangan di arena pertandingan. Sebab, prestasi yang kuat tidak hanya dibangun oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh dukungan kolektif, komunikasi, dan rasa persaudaraan yang terus dijaga.

Lebih dari Sekadar Medali, Ada Nama Almamater yang Diperjuangkan

Momentum di UNIROW Tuban menjadi pengingat bahwa semangat PSHT UNESA tidak berhenti pada keberanian memasuki gelanggang. Ada tanggung jawab yang dibawa, ada nama almamater yang dijaga, dan ada nilai persaudaraan yang harus tetap hidup di tengah ketatnya persaingan.

Bagi PSHT UNESA, setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mahasiswa mampu berjalan beriringan antara prestasi, organisasi, dan pengembangan karakter. Semangat juang yang menyala di gelanggang diharapkan terus tumbuh menjadi energi positif untuk menghadapi kompetisi berikutnya, sekaligus memperkuat kontribusi organisasi bagi kampus.

Di bawah naungan Kabinet Satya Adhikarsa, perjuangan ini menjadi bagian dari perjalanan bersama untuk terus bertumbuh, berproses, dan memberikan yang terbaik. Para atlet telah menunjukkan bahwa keberanian untuk bertanding harus berjalan bersama kedisiplinan, sportivitas, dan dedikasi yang tidak mudah padam.

Dan semua ini bisa berjalan dengan lancar dengan bantuan Ditmawal yang pada kesempatan kali ini di bimbing dan pimpin oleh beliau Dr. Muhammad Soleh, S.Pd., M.Pd.,

Dari gelanggang UNIROW Tuban, PSHT UNESA membawa pulang lebih dari sekadar medali. Ada pengalaman, kebanggaan, dan semangat persaudaraan yang semakin menguat. Sebab, bagi PSHT UNESA, setiap laga adalah perjuangan, setiap prestasi adalah tanggung jawab, dan setiap langkah adalah bentuk dedikasi untuk almamater tercinta, Universitas Negeri Surabaya.

Jaya di gelanggang, kuat dalam persaudaraan, dan berdedikasi untuk almamater. PSHT UNESA terus melangkah, terus berprestasi, dan terus mengukir cerita.