Media Bangsa — Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musda) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) DKI Jakarta 2026 menetapkan Eko Putro Hadi Prasetyo sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) ALTI DKI Jakarta secara aklamasi. Penetapan berlangsung di Kantor KONI DKI Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Dalam pernyataan usai terpilih, Eko menyampaikan komitmennya untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan prestasi atlet lari trail di Ibu Kota. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pengurus dan komunitas untuk mendorong kemajuan cabang olahraga tersebut.
“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita harus bekerja kolektif untuk meningkatkan prestasi lari trail DKI Jakarta ke level yang lebih tinggi,” ujar Eko.
Salah satu agenda prioritas yang diusung kepemimpinan baru adalah mendorong lari trail agar dapat dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai I/2026 di Jakarta serta PON XXII/2028 di Nusa Tenggara. Upaya tersebut akan diiringi dengan penguatan program pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Selain fokus pada prestasi, ALTI DKI Jakarta juga menegaskan komitmennya sebagai organisasi yang inklusif. Eko menilai penguatan komunitas menjadi kunci dalam memperluas basis atlet sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi.
“Kita ingin organisasi ini menjadi wadah bersama bagi seluruh pegiat lari trail, sehingga pembinaan bisa berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan,” jelasnya.
Capaian ALTI DKI Jakarta sebelumnya menjadi modal penting dalam pengembangan ke depan. Pada ekshibisi PON XXI/2024 Aceh-Sumut, kontingen DKI Jakarta berhasil meraih gelar juara umum dengan perolehan empat medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Dukungan terhadap kepemimpinan baru juga datang dari Pengurus Pusat ALTI. Ketua Umum PP ALTI Bima Arya yang diwakili Kepala Bidang Komunikasi Tirto Prima Putra menekankan pentingnya konsolidasi organisasi pasca-Musda.
Menurut Tirto, potensi lari trail di Indonesia terus berkembang dan perlu diarahkan pada pencapaian prestasi internasional. Ia mengingatkan bahwa persaingan utama bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.
“Setelah Musda, segera lakukan konsolidasi dan siapkan atlet terbaik. Target kita bukan sekadar kompetisi nasional, tetapi juga membawa nama Indonesia di level internasional,” ujarnya.
Sebagai bagian dari agenda lanjutan, Pengprov ALTI DKI Jakarta juga akan mempersiapkan rencana kompetisi menuju PON Pantai I/2026 di Ancol, sekaligus menyiapkan kontingen jika lari trail resmi dipertandingkan pada PON XXII/2028.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya penguatan ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendorong cabang olahraga berbasis komunitas agar berkembang lebih profesional dan kompetitif.

Tinggalkan Balasan