Media Bangsa – Jombang, 28 Oktober 2026 — Himpunan Keluarga Alumni Al-Muhibbin (HIKAM) menggelar Gala Dinner Pengurus bertajuk “Malam Silaturahmi dan Penguatan Khidmah” di Gedung KJA Center, Tambakberas, Jombang, Rabu (28/10) malam.

Mengusung tema “Merawat Teladan, Menguatkan Silaturahmi, Melanjutkan Khidmah”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan, mendorong keaktifan pengurus daerah, serta memperkuat partisipasi alumni dalam pengabdian kepada guru dan pesantren.

Pertemuan yang ditujukan bagi pengurus HIKAM daerah se-Indonesia tersebut mengagendakan penguatan organisasi, perumusan HIKAM Award, serta koordinasi persiapan Haul ke-5 Abah KH Djamaluddin Ahmad.

Ketua Umum HIKAM, KH Nur Hadi NY, menekankan bahwa alumni perlu berorganisasi untuk merawat ikatan sebagai santri sekaligus meneruskan amanah pendidikan pesantren. Melalui organisasi, potensi alumni yang tersebar di berbagai daerah dapat dipertemukan menjadi kekuatan pengabdian bersama.

“Kita berorganisasi karena ada ikatan yang harus dirawat dan amanah yang harus diteruskan. Kita pernah belajar kepada guru yang sama, dididik dengan nilai yang sama, dan sekarang memiliki tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu di tengah masyarakat. Melalui HIKAM, alumni bisa saling menguatkan, membantu pesantren, dan bergotong royong melanjutkan khidmah,” tutur Mbah Bolong sapaan akrab KH Nur Hadi NY.

Menurutnya, keragaman profesi, kemampuan, dan tempat tinggal alumni merupakan modal penting bagi organisasi. Potensi tersebut perlu dihubungkan melalui komunikasi dan kegiatan yang berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas.

“Ketika alumni berhimpun, kita dapat saling mengetahui kebutuhan, mempertemukan kemampuan, dan mengerjakan sesuatu secara bersama-sama. Karena itu, kepengurusan perlu dihidupkan melalui kegiatan yang mempererat persaudaraan dan memberi manfaat bagi alumni, pesantren, serta masyarakat,” imbuhnya.

Upaya mendorong kepengurusan yang aktif dan inovatif menjadi tujuan utama perumusan HIKAM Award. Badrus Salam, S.Pd., menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pengurus pusat terhadap kinerja pengurus HIKAM daerah selama satu tahun terakhir.

“HIKAM Award bertujuan mendorong pengurus daerah agar semakin aktif dan inovatif dalam menggerakkan organisasi. Pengurus pusat ingin memberikan apresiasi atas kerja dan pengabdian yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir, sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus mengembangkan kegiatan di daerah masing-masing,” jelas Badrus.

Ia menyampaikan, penghargaan tersebut akan diserahkan pada pertemuan alumni atau sowan bersama dalam rangkaian Haul ke-5 Abah Yai Djamal pada 18 Desember 2026 mendatang.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh pengurus daerah. Melalui kegiatan yang aktif dan inovatif, keberadaan HIKAM akan semakin dirasakan manfaatnya. Penyerahannya pada momentum sowan bersama juga menjadi pengingat bahwa seluruh ikhtiar organisasi ini merupakan bagian dari upaya melanjutkan khidmah kepada guru dan pesantren,” lanjutnya.

Semangat pengabdian tersebut turut menjadi pokok koordinasi dan persiapan Haul ke-5 Abah Yai Djamal. H Miftahul Ulum, M.Pd., menekankan bahwa agenda ini diarahkan untuk mendorong keaktifan alumni dalam berpartisipasi menyukseskan rangkaian haul.

“Melalui koordinasi ini, kita mengajak seluruh alumni untuk mengambil bagian dalam menyukseskan Haul ke-5 Abah Yai Djamal. Partisipasi tersebut merupakan wujud khidmah kita kepada guru dan kiai yang telah mendidik serta membimbing kita,” ujar H Miftah.

Menurutnya, pengurus daerah memiliki peran penting dalam menyambungkan informasi dan menggerakkan keterlibatan alumni. Setiap alumni diharapkan dapat berkontribusi sesuai kemampuan dan kesempatan masing-masing.

“Kita berharap pengurus daerah dapat mengajak dan menggerakkan alumni untuk bersama-sama menyukseskan acara. Setiap bentuk bantuan dan keterlibatan memiliki arti. Yang kita bangun adalah kesadaran untuk ikut berkhidmah dengan ikhlas, sebagai ungkapan kecintaan dan rasa terima kasih kepada Abah,” tambahnya.

Penguatan hubungan dengan guru juga mendapat ruang melalui sesi Storytelling Abah Yai Djamal bersama santri senior, dengan moderator Dr Emi Irsyadi. Sesi ini menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus mewariskan ingatan tentang keteladanan Abah kepada alumni lintas generasi.

Kisah tentang cara Abah mendidik, membimbing, dan mencintai santri menjadi sumber pembelajaran untuk menghidupkan nilai adab, keikhlasan, dan keistiqamahan. Melalui penuturan tersebut, alumni diajak menjadikan keteladanan guru sebagai tuntunan dalam kehidupan dan pengabdian.

Rangkaian kegiatan turut diisi Huwal Habiban, Dalailan Kubra, serta tahlil yang dipimpin K. Amir Saifudin. Kebersamaan dalam amaliah pesantren ini menjadi pengikat spiritual dalam memperkuat persaudaraan dan langkah organisasi.

Melalui malam silaturahmi tersebut, HIKAM meneguhkan perannya sebagai rumah bersama alumni Bumi Damai Al-Muhibbin, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Penguatan kinerja pengurus daerah dan keterlibatan alumni dalam rangkaian haul menjadi langkah konkret untuk merawat ikatan dengan pesantren serta meneruskan khidmah kepada guru.