Media Bangsa – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan pelajar SMANGAT melalui gerakan Donasi Peduli NTT. Great Blue Army SMANGAT bersama Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) menggagas aksi tersebut.
Gerakan kemanusiaan ini berawal dari kepedulian para pelajar terhadap masyarakat NTT yang membutuhkan bantuan. Para siswa kemudian mengajak warga sekolah menyisihkan sebagian uang saku untuk donasi.
Meski berasal dari uang saku dan terkumpul dalam jumlah yang tidak besar, donasi tersebut menunjukkan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah. Para siswa menyalurkan bantuan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar untuk diteruskan dalam kegiatan kemanusiaan.
Pelajar SMANGAT Tunjukkan Kepedulian
Perwakilan guru, Wahid, mengapresiasi inisiatif para siswa. Menurutnya, kegiatan sosial dapat menjadi sarana pembentukan karakter. Siswa mendapat pengalaman langsung dalam menerapkan nilai kepedulian dan gotong royong.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Anak-anak belajar bahwa kepedulian bukan hanya teori, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan. Mereka belajar berbagi, bergotong royong dan merasakan bahwa apa yang mereka lakukan bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2026).
Ketua OSIS, Nisrina Zukhrufa Firdausi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan kepedulian kepada sesama.Ia menilai kolaborasi OSIS dan Great Blue Army SMANGAT menunjukkan bahwa perbedaan aktivitas maupun komunitas bukan penghalang untuk melakukan aksi sosial.
“Kami ingin mengajak teman-teman untuk peduli. Mungkin yang diberikan tidak besar, tetapi ketika dilakukan bersama-sama, hasilnya bisa berarti. Yang paling penting adalah niat dan kepedulian kita kepada saudara-saudara yang membutuhkan,” katanya.
Donasi Disalurkan Melalui PMI
Para siswa kemudian menyerahkan donasi yang terkumpul kepada PMI Kabupaten Blitar. Penyaluran melalui lembaga kemanusiaan tersebut diharapkan dapat membantu meneruskan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Aksi Donasi Peduli NTT juga menjadi bagian dari kegiatan sosial Great Blue Army SMANGAT yang selama ini dikenal sebagai kelompok suporter. Para anggota mengarahkan semangat kebersamaan di lingkungan suporter untuk kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Aksi Sosial Jadi Pembelajaran bagi Pelajar
Bagi para pelajar, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran bahwa kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan dilakukan melalui hal sederhana. Menyisihkan sebagian uang saku menjadi salah satu cara mereka berkontribusi membantu sesama.
Melalui kolaborasi tersebut, Great Blue Army SMANGAT dan OSIS menunjukkan bahwa semangat anak muda tidak hanya diwujudkan melalui dukungan di tribun. Mereka juga dapat menyalurkannya melalui aksi sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. (MC Prov Jatim/hjr/eyv)

Tinggalkan Balasan