Media Bangsa – Sejumlah 1.500 paket bahan pokok bersubsidi disediakan dalam pasar murah yang digelar di halaman Mapolda Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Kamis (12/3/2025).
Kegiatan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Polda Gorontalo itu bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Paket yang disediakan terdiri dari tujuh komoditas utama dengan harga jauh di bawah pasaran. Masyarakat dapat membeli beras lima kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20.000 per ekor.
Total belanja untuk satu paket hanya Rp95.000, sementara harga normal di pasaran mencapai Rp247.750. Dengan demikian, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp152.750 atau sekitar 62 persen dari harga pasar.
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo mengimbau, masyarakat memanfaatkan pasar murah tersebut dengan baik dan tetap tertib saat berbelanja.
Panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang ingin mengetahui kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa.
“Tolong dimanfaatkan sebaik-baiknya bapak ibu, kami juga menyediakan pos untuk cek kesehatan dalam kondisi puasa agar kita bisa mengetahui kondisi daya tahan tubuh,” ujar Widodo.
Widodo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Gorontalo atas kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pasar murah diharapkan dapat terus dilaksanakan pada kesempatan lain untuk membantu masyarakat.
Di tempat yang sama, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengimbau masyarakat untuk berbelanja dengan tertib karena seluruh paket telah disiapkan untuk warga.
Ia mengutarakan permohonan maaf, karena pasar murah belum dapat menjangkau seluruh masyarakat.
“Tujuan kami agar masyarakat Gorontalo menyambut Idulfitri dengan gembira karena kebutuhan dapur bisa dipenuhi, bahkan laporan terakhir harga beras di Pasar Limboto turun sekitar lima sampai tujuh ribu rupiah,” ujar Gusnar.
Gusnar menegaskan pemerintah terus memantau ketersediaan dan harga bahan pokok di pasaran. Berdasarkan laporan yang diterimanya, harga beras di Pasar Limboto mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. (mcgorontaloprov/mila)

Tinggalkan Balasan