Media Bangsa – JAKARTA, 21 Mei 2026 – Dinamika industri ritel modern yang bergerak agresif ke arah digitalisasi menuntut transformasi besar dalam penyediaan talenta kerja. Menjawab tantangan tersebut, Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Lomba Digital Marketing Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 sukses diselenggarakan pada 19–20 Mei 2026 sebagai wadah strategis untuk melahirkan generasi muda yang siap memimpin pasar digital.
Ajang talenta yang juga menjadi proses seleksi ketat menuju LKS Tingkat Nasional ini diikuti oleh 10 peserta terbaik, yang merupakan pemenang dari masing-masing Wilayah Kerja (Wilker) SMK di Provinsi DKI Jakarta. Mengintegrasikan dunia pendidikan dengan realitas operasional industri, kompetisi ini digelar di dua tempat berbeda: hari pertama bertempat di SMKN 8 Jakarta, dan hari kedua dilaksanakan langsung di Yamaha Flagship Cempaka Putih, Jakarta.
Ketua Panitia LKS Provinsi DKI Jakarta, Bapak Darminto, M.Par, menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang untuk menguji kompetensi siswa secara komprehensif.
“LKS adalah ajang talenta bagi siswa SMK untuk menunjukkan keahlian di bidangnya. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengukur sejauh mana pencapaian kompetensi siswa SMK di bidang Pemasaran Digital, tetapi juga menyaring perwakilan terbaik DKI Jakarta yang memiliki mentalitas juara untuk bersaing di Tingkat Nasional,” ujar Darminto.

Ketua Panitia LKS Bidang Lomba Digital Marketing sekaligus Kepala SMKN 8 Jakarta, Ibu Siti Rustini, M.Pd, menekankan pentingnya penguasaan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini.
“Bidang lomba Pemasaran Digital pada tahun 2026 ini dirancang untuk merefleksikan kebutuhan industri ritel modern berbasis digital, khususnya sektor otomotif. Mengingat dinamika industri, kompetensi yang diuji difokuskan pada penguasaan alat digital dan kemampuan komunikasi interpersonal yang persuasif. Kami ingin mempromosikan budaya kerja industri, seperti standar pelayanan Dealer Yamaha, langsung ke lingkungan sekolah,” jelas Siti Rustini.
Mengukur Kompetensi Global Melalui Dua Modul Utama
Kompetensi yang dilombakan mengacu pada WorldSkills Occupational Standards (WSOS) untuk Retail Sales, yang diselaraskan dengan kebutuhan industri di Indonesia. Guna memastikan efisiensi waktu tanpa mengurangi objektivitas penilaian, panitia melakukan penyelarasan spesifikasi provinsi dengan memprioritaskan 2 Modul Utama dengan bobot penilaian tertinggi:
Komunikasi Bisnis: Kemampuan berinteraksi secara profesional, melakukan teknik probing, dan menangani keluhan pelanggan.
Pemasaran Media Sosial: Kemampuan menciptakan konten kreatif, melakukan siaran langsung (live streaming), dan menganalisis data performa digital.
Proses standardisasi ujian ini dikawal langsung oleh tiga juri lintas profesi dan industri:
Ahmad Madani (Sekjend KOMISI & Juri LKS Digital Marketing Tingkat Nasional): “Dunia digital membutuhkan ketahanan mental dan kreativitas. Ujian di lapangan membuktikan bahwa para peserta tidak hanya menguasai alat digital, tetapi juga mampu membangun komunikasi interpersonal yang persuasif.”
Denny Widya, CBC (Ketua DPD KOMISI Prov DKI Jakarta dan Direktur PT Dymar Jaya Indonesia): “Kami melihat potensi besar dari para peserta. Selain kemampuan teknis pemasaran, dunia kerja sangat membutuhkan penyelarasan etika kerja dan ketajaman dalam menganalisis data performa digital.”
Reggy Mirano (PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing): “Kami bangga dapat terlibat langsung. Kompetisi ini menunjukkan bahwa siswa SMK mampu mengadopsi standar pelayanan prima (service excellence) Dealer Yamaha dan mengemasnya secara adaptif ke dalam strategi pemasaran digital.”
SMKN 9 Jakarta Keluar Sebagai Pemenang Utama
Melalui penilaian yang objektif dan kompetitif, SMKN 9 Jakarta berhasil mengukuhkan diri sebagai Juara 1 LKS Digital Marketing Provinsi DKI Jakarta 2026 dan siap melaju membawa nama daerah ke tingkat nasional.
Capaian prestisius ini disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan mendalam oleh tim perwakilan dari SMKN 9 Jakarta:
Seno Hartono, M. Par. (Kepala SMKN 9 Jakarta):
“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, konsistensi, dan doa seluruh pihak. Kami sangat bangga dan bersyukur karena ini membuktikan lulusan SMK siap memimpin di era digital. Sekarang fokus kami adalah bersiap penuh menghadapi Tingkat Nasional.”

Muhammad Ilham, S. Pd. (Kepala Kompetensi Jurusan Bisnis Digital SMKN 9 Jakarta):
“Alhamdulillah, penyelarasan kurikulum berbasis industri di Jurusan Bisnis Digital membuahkan hasil nyata. Karakter ujian yang mengacu pada standar WSOS mampu dijawab dengan sangat baik oleh siswa kami.”
Anggi Dwi Wicaksono, S. Pd. (Guru Pembimbing):
“Latihan intensif berhari-hari untuk mempertajam kemampuan komunikasi bisnis dan live streaming terbayar lunas. Ririn menunjukkan mentalitas seorang profesional sejati selama kompetisi.”
Ririn Agustin (Siswa Pemenang / Juara 1 LKS Digital Marketing DKI Jakarta 2026):
“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, orang tua, Kepala Sekolah, Pak Ilham, dan Pak Anggi yang terus membimbing saya. Berkompetisi langsung di Yamaha Flagship memberikan pengalaman nyata dunia industri yang sangat berharga. Kemenangan ini adalah awal, dan saya akan berlatih lebih keras lagi untuk membawa nama DKI Jakarta di tingkat nasional!”
Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, Provinsi DKI Jakarta kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap kerja, adaptif, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional.

Tinggalkan Balasan