Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 18 May 2022 07:36 WIB ·

Ini Lho Pentingnya Digitalisasi Bisnis di Era Industri 4.0


 Ini Lho Pentingnya Digitalisasi Bisnis di Era Industri 4.0 Perbesar

“Prinsip ekonomi adalah sebuah pengorbanan yang sekecilkecilnya untuk memperoleh hasil yang sebesarbesarnya.”

Memperjual-belikan barang maupun jasa merupakan tujuan bisnis untuk meraup keuntungan bagi perusahaan. Sehingga diperlukan metode terobosan dan inovasi terbaik dalam memperoleh profit dengan jumlah yang tinggi.

Revolusi Industri 4.0 dan Digitalisasi Bisnis

Digitalisasi Bisnis Era Industri 4.0
Revolusi Industri 4.0 hadir di tengah masyarakat sebagai aktor yang memungkinkan adanya interoperabilitas antar-sistem. Selain itu teknologi ini juga mampu membuat keputusan tanpa melibatkan tindakan manusia sehingga menciptakan sebuah proses otomatisasi. Teknologi semacam ini dapat ditemui pada perangkat lunak yang tertanam pada piranti-piranti pintar yang sudah dapat diakses oleh masyarakat maupun pelaku industri itu sendiri. Selain mengubah mekanisme proses dalam sistem teknologi ini juga mampu mengubah gaya hidup masyarakat. Teknologi Industri 4.0 dapat menjadi peluang maupun tantangan bagi pelaku bisnis dalam menciptakan strategi baru untuk menggali profit yang besar. Salah satunya adalah digitalisasi bisnis.

Apa Dampak dari Digitalisasi Bisnis?

Digitalisasi bisnis bertujuan untuk menciptakan siklus bisnis yang efektif dan efisien. Prioritas pelaku usaha adalah customer sebagaimana istilah yang masyhur di kalangan masyarakat bahwa; “Customer adalah raja”. Kemudahan bertransaksi dan kecepatan memperoleh produk adalah tujuan utama customer.  Dengan mengetahui tujuan dan demand customer maka pelaku bisnis dapat melakukan rekayasa terhadap proses pemasaran produk. beberapa diantaranya adalah..

  • memanfaatkan platform virtual sebagai media branding dan promosi.
  • otomatisasi transaksi dengan mempertimbangkan fleksibilitas customer.
  • integrasi subsistem-subsistem yang berperan dalam transaksi.

dan berbagai strategi lainnya.

Namun selain membawa banyak manfaat bagi bisnis tak jarang akan ada tantangan yang kerap kali muncul dalam implementasinya. Tantangan yang mungkin akan dihadapi oleh pelaku bisnis dalam menerapkan teknologi industri 4.0 ini di antaranya:

  • Menghadapi resiko yang terjadi setelah rekayasa proses bisnis dilakukan
  • Infrastruktur dalam proses rekayasa baik dari segi maintenance maupun inisiasi
  • Kesiapan bersaing dengan pelaku-pelaku usaha lain yang menerapkan teknologi yang sama

Kesimpulannya, setiap tindakan pasti memiliki resiko. Ketika pelaku usaha menghendaki adanya pengembangan infrastruktur dengan teknologi maka resiko dari pengembangan itu sendiri juga akan mengikuti. Pastinya mitigasi-mitigasi resiko juga tetap harus direncanakan agar tercipta keseimbangan antara kesiapan meraup profit dengan kesiapan mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam berbisnis.

Artikel ini telah dibaca 73 kali

Baca Lainnya

AP II Bersama InJourney Group Kembangkan Pariwisata Banyuwangi

3 March 2024 - 19:17 WIB

Pemerintah Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid di 2024

1 March 2024 - 17:01 WIB

Kain Ulos Asal Tarutung Diminati Pengunjung F1 Powerboat Danau Toba 2024

1 March 2024 - 16:45 WIB

Lewat Beti Dewi, 10 Desa Wisata di Gorontalo Diberi Pelatihan Pemasaran Digital

29 February 2024 - 10:51 WIB

Otorita IKN Gelar FGD Nusantara Expo 2024

28 February 2024 - 10:22 WIB

Bulog Pastikan Sok Beras Cukup Hadapi Puasa dan Lebaran

27 February 2024 - 09:08 WIB

Trending di Bisnis