Media Bangsa – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memberikan penghargaan desa Gorontalo kepada sejumlah pemerintah desa, kelurahan, dan kader Posyandu berprestasi. Penyerahan piagam, hadiah, dan bonus tersebut berlangsung dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pembina Posyandu Provinsi Gorontalo Tahun 2026 di Azlea Convention Center, Kota Gorontalo, Selasa (3/11/2026).
Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan kontribusi para penerima. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan kualitas pemerintahan desa serta pelayanan dasar kepada masyarakat.
Daftar Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan
Pada kategori Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo, Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, meraih Juara I.
Sementara itu, kategori Lomba Desa Tingkat Provinsi Gorontalo menghasilkan tiga pemenang. Berikut daftar penerima penghargaan:
- Juara I: Desa Teratai, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.
- Juara II: Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango.
- Juara III: Desa Bulontiyo Timur, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara.
Selanjutnya, pada kategori Lomba Desa Berkinerja Baik dalam Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting, pemerintah menetapkan tiga pemenang:
- Juara I: Desa Oluhuta, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.
- Juara II: Desa Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango.
- Juara III: Desa Lemito Utara, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato.
Lima Kader Posyandu Raih Penghargaan
Selain pemerintah desa dan kelurahan, Pemprov Gorontalo juga memberikan apresiasi kepada para pemenang Lomba Kader Posyandu Berprestasi Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Berikut daftar kader yang meraih penghargaan berdasarkan asal desa masing-masing:
- Juara I: Kader dari Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
- Juara II: Kader dari Desa Langge, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango.
- Juara III: Kader dari Desa Molingkapoto Selatan, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.
- Juara IV: Kader dari Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.
- Juara V: Kader dari Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato.
Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, SH., MH., M.KM., berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh penerima. Ia mendorong pemerintah desa, kelurahan, dan kader Posyandu untuk terus meningkatkan kinerja, kreativitas, serta kualitas pelayanan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan inovasi yang telah ditunjukkan oleh pemerintah desa, kelurahan, serta kader Posyandu. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat partisipasi masyarakat,” demikian pernyataan Yana.
Kolaborasi Percepat Pencegahan Stunting
Selain memberikan penghargaan, Yana menekankan pentingnya kolaborasi dalam mempercepat pencegahan dan penurunan stunting. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat.
Oleh karena itu, setiap pihak perlu memperkuat koordinasi agar program berjalan secara terpadu dan berkelanjutan. Dengan kerja sama tersebut, pemerintah dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan efektivitas program.
Yana juga menjelaskan bahwa transformasi Posyandu kini mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal. Keenam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Dengan cakupan yang semakin luas, kader Posyandu memiliki tanggung jawab lebih besar sebagai penggerak dan penghubung pelayanan dasar di masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu mendukung peningkatan kapasitas, pendampingan, serta pemberian apresiasi kepada para kader.
Melalui Rakorda tahun ini, Pemprov Gorontalo juga memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, desa, kelurahan, Tim Pembina Posyandu, dan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan demikian, pemerintah berharap prestasi para pemenang dapat menginspirasi wilayah lain untuk terus berinovasi. Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Gorontalo.
(MC Gorontalo/Fahmi)

Tinggalkan Balasan