Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Pendidikan · 22 Dec 2022 16:00 WIB ·

Dukung Digitalsi Indonesia Melalui Program MSIB, Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur Mengembangkan Aplikasi Manajemen Proyek Berbasis Website


 Dukung Digitalsi Indonesia Melalui Program MSIB, Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur Mengembangkan Aplikasi Manajemen Proyek Berbasis Website Perbesar

Pemerintah terus menggalakkan digitalisasi di berbagai sektor, diuntungkan dengan pertumbuhan penduduk Indonesia. Pemerintah mendukung generasi muda dengan berbagai cara untuk terus berinovasi dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan pemerintah. Salah satu program yang dibuat oleh pemerintah adalah Magang dan Studi Mandiri Bersertifikat atau MSIB. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa memperoleh keterampilan dan kemampuan yang paling relevan, terbaik dan terkini untuk menghadapi dunia masa depan.

Salah satu proram MSIB yang dibuka oleh pemerintah yang juga bermitra dengan salah satu start up pendidikan besar di Indonesia yaitu Ruangguru CAMP, diselenggarakan oleh PT. Ruang Raya Indonesia. Peserta diberikan keleluasaan dalam mengeksplor materi yang diberikan. Materi yang diberikan dalam program ini berfokus pada pengembangan perangkat lunak yang secara bagian dibagi menjadi dua bagian yaitu frontend engineering dan backend engineering.

Ledina Adelia Putri Siregar atau yang biasa disapa dengan panggilan Della mengikuti program backend engineering. Program yang dimulai sejak enam bulan yang lalu itu telah memberikan berbagai macam ilmu khususnya dibidang pengembangan perangkat lunak. Dalam program ini terdapat mentor untuk setiap kelompoknya yang beranggotakan sekitar 20 anak. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan serta memberikan exposure tentang industri teknologi khususnya di Indonesia. Di Indonesia banyak lulusan serta mahasiswa dibidang teknologi seperti Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang dirasa para ahli belum cukup untuk bisa bersaing dalam industri yang ada. Maka dari itu program ini bisa menjadi suatu kesempatan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan dan meningkatkan ilmu yang telah didapatkan dari bangku kuliah agar siap bersaing dalam industri teknologi.

Program ini memberikan tugas akhir pada setiap pesertanya dengan mengimplementasikan seluruh hasil belajar selama enam bulan dalam program ini sehingga projek akhir nya dapat digunakan oleh peserta untuk dijadikan sebagai portofolio pribadi. Walaupun begitu tidak sedikit peserta yang mengalami kendala dalam proses belajarnya. Dikutip dari salah satu mentor di program ini bahwa banyak peserta yang ingin mengundurkan diri, namun untuk mengundurkan diri dari program ini perlu melalui beberapa proses lebih lanjut. 

Dalam proses belajar dalam program ini, peserta kerap menemukan beberapa kesulitan pada awal pembelajaran karena materinya dirasa cukup baru jika dibandingkan dengan materi yang diajarkan dalam perkuliahan. Dalam projek akhir yang dibangun dan dikembangkan oleh peserta berupa sebuah aplikasi projek manajemen yang berbasis website. Projek akhir ini dikembangan dengan teknologi sebagai berikut : 

  • Bahasa Pemrograman

Bahasa yang digunakan dalam tugas akhir dalam program ini adalah Go atau biasa disebut Golang. Bahasa ini digunakan untuk pengerjaan projek akhir dari program ini karena bahasa ini cukup cocok untuk melatih peserta dalam mengimplementasikan serta merancang sebuah perangkat lunak. Selain itu, dalam sisi kepopulerannya sendiri bahasa ini cukup populer dalam beberapa tahun terakhir sehingga menciptakan komunitas yang cukup ramai. Dengan adanya komunitas yang baik, maka sumber belajar akan banyak tersebar di internet.

  • Database

Database yang digunakan yaitu PostgreSQL. Database ini adalah database relasional yang cukup baik digunakan dalam pembelajaran karena kemudahan penggunaannya. Selain itu untuk setup dari database ini cukup mudah untuk peserta yang baru memahami tentang database.

  • Server

Ketika seluruh komponen aplikasi telah dibuat, untuk menjalankan aplikasi ini secara daring diperlukan sebuah media yaitu server. Dalam program ini, peserta mendapat fasilitas untuk menggunakan Fly yaitu serverless server. Penggunaan Fly dilakukan karena peserta dapat melakukan deployment dengan mudah tanpa harus melakukan konfigurasi manual pada server yang ingin digunakan sehingga mempermudah peserta untuk dapat melakukan deployment aplikasi mereka.

Selama belajar di Ruangguru CAMP, banyak pengalaman yang bisa didapatkan oleh peserta. Tidak hanya hard skill, tetapi peserta juga bisa belajar banyak soft skill seperti manajemen waktu, kerja sama, dan tanggung jawab. Terimakasih banyak semuanya, Semangat terus!

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Naik Bus, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Perdana Sengketa Pilpres di MK

9 May 2024 - 10:39 WIB

Antisipasi sesar lembang.brin dorong bangunan di bandung gunakan anti gempa

8 May 2024 - 20:13 WIB

Tak Lagi Nyaleg DPR RI, Ono Surono: Saya Diperintah Nyalon DPRD Jabar

8 May 2024 - 19:02 WIB

Ganjar-Mahfud Resmi Deklarasi Oposisi!

8 May 2024 - 17:55 WIB

Kenali Apa Itu Expert System / Sistem Pakar

17 April 2024 - 22:23 WIB

Database SQL VS Database NoSQL

16 April 2024 - 08:46 WIB

Trending di Tekno & Sains