Media Bangsa – Selasa, 24 Juni 2025, mahasiswa hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UniversitasSebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan “Funventure” di Panti Asuhan Darul Falah,Sukoharjo. Kegiatan ini dilaksanakan saat anak-anak asuh sedang libur sekolah sebagai bentuk pembelajaran yang menyenangkan melalui tiga pos permainan edukatif.
Funventure menjadi salah satu bentuk rekognisi mata kuliah KKN yaitu pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, mendorong kreativitas, melatih kerja sama, serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak asuh di panti.
Anak-anak dibagi menjadi enam kelompok dan mengikuti tiga kloter permainan, di mana tiap kelompok bergiliran menyelesaikan tantangan di tiga pos untuk melatih kerja sama dan saling mendukung.
Tiga pos permainan yang telah dirancang memiliki tema berbeda-beda. Pos 1: Origami Kreatif, anak-anak diberi kebebasan untuk berkreasi melipat dan menggunting kertas origami sesuai kreativitas mereka. Mulai dari bentuk sarang laba-laba, bunga, hingga bentuk-bentuk abstrak yang menarik.
Pos 2: Ular Tangga Edukatif, permainan diikuti oleh dua kelompok yang bermain secara bergantian dengan kompetitif dan menyenangkan. Mereka menggunakan dadu 12 sisi dengan berbagai kotak spesial. Saat berhenti di kotak tanda tanya, anak harus menjawab pertanyaan tentang materi bahasa indonesia, matematika, IPA, IPS, PPKn, dan bahasa inggris. Jika berhenti di tanda seru, anak mendapat tantangan yang harus diselesaikan. Selain menyenangkan, permainan ini juga melatih konsentrasi dan pengetahuan dasar mereka.
Terakhir, Pos 3: Permainan Tradisional Bekel. Di sini, anak-anak memainkan bekel secara bergantian mewakili kelompok. Meski ini permainan tradisional, banyak anak yang baru pertama kali mencobanya. Anak-anak tetap antusias. Mereka belajar koordinasi tangan dan konsentrasi.
Setelah semua pos selesai dilalui oleh setiap kloter, tim mahasiswa memberikan apresiasi kepada kelompok-kelompok terbaik. Hal ini menambah semangat dan keceriaan anak-anak yang tampak gembira saat diumumkan nama kelompok mereka. Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian hadiah.
Setelah itu, tim menyerahkan bantuan kepada pihak panti sebagai bentuk kepedulian, lalu kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan anak-anak asuh. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna, baik bagi anak-anak asuh maupun mahasiswa sebagai pelaksana yang belajar langsung dari masyarakat.
