Media Bangsa – Desa Jarak Kulon di Kabupaten Jombang menjadi saksi pelaksanaan kegiatan pendampingan pembuatan batik geometri. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya batik sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menciptakan produk batik yang memiliki nilai seni dan ekonomi tinggi.
Acara ini diisi oleh pemateri utama, Afsah Novitasari, M.Si., seorang ahli batik yang telah memiliki banyak pengalaman dalam dunia batik. Dalam kegiatan tersebut, Afsah Novitasari didampingi oleh dua mahasiswa, Anisa dan Faiza, yang turut membantu dalam memberikan pelatihan dan pendampingan kepada peserta.
Pendampingan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Desa Jarak Kulon. Peserta yang hadir tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang teknik dasar membatik, tetapi juga diajarkan cara menciptakan motif geometri yang unik dan modern. Pendampingan ini memberikan pengalaman berharga bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas mereka dalam membuat batik yang berbeda dari biasanya.
Afsah Novitasari menjelaskan pentingnya memahami dasar-dasar geometri dalam membuat batik. Menurutnya, dengan menguasai teknik ini, para perajin batik dapat menciptakan pola-pola yang lebih menarik dan inovatif, yang tidak hanya memiliki nilai seni tinggi tetapi juga daya jual yang lebih baik di pasaran.
Anisa dan Faiza, sebagai pendamping dari kalangan mahasiswa, juga memberikan kontribusi yang besar. Mereka membantu peserta dalam memahami langkah-langkah praktis membuat batik geometri dan memberikan dukungan serta motivasi kepada peserta agar terus berkreasi.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Jarak Kulon. Dengan keterampilan yang diperoleh, diharapkan para peserta dapat mengembangkan usaha batik mereka sendiri, meningkatkan pendapatan keluarga, serta melestarikan budaya batik yang menjadi warisan nenek moyang.
Acara pendampingan ini tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga menjadi momen berharga bagi masyarakat untuk memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong. Harapannya, kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan di masa mendatang, sehingga Desa Jarak Kulon dapat dikenal sebagai salah satu pusat batik geometri yang berkualitas di Indonesia. (Alfa)
