Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 19 Sep 2023 13:06 WIB ·

Telkom Bantah Tuduhan Mantan Dirut GTS yang Sedang Berperkara Hukum

Jakarta, 19 September 2023 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membantah tuduhan dugaan laporan keuangan fiktif perusahaan, sebagaimana dituduhkan oleh mantan Dirut GTS yang saat ini perkara yang bersangkutan sedang mengalami proses hukum oleh Jampidsus Kejaksaan Agung.

Ahmad Reza, SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom, mengatakan, manajemen Telkom telah melaporkan hasil temuan dugaan tindak pidana PT GTS, selaku anak usaha perusahaan, kepada Kejaksaan Agung. Kasus ini bersumber dari laporan pihak Telkom berdasakran hasil audit dan analisa pelanggaran yang dilakukan BR selama menjabat Dirut GTS serta sebagai wujud komitmen bersih-bersih BUMN dan penerapan GCG di lingkungan TelkomGroup.

“Jadi perkara (gugatan) ini dibuat-buat oleh sdr. BR hanya untuk menghindari/menghambat proses pidana yang tengah dijalani yang bersangkutan di Pidana Khusus Kejaksaan Agung, sehingga tidak tepat diajukan di pengadilan negeri,” jelas Ahmad Reza di Jakarta, Selasa (19/9).

Lebih lanjut Ahmad Reza memaparkan, laporan keuangan Telkom telah mengikuti standar internasional kemudian diaudit dan mengikuti pemeriksaan oleh salah satu auditor independen terbesar di dunia Ernst & Young (EY) dan juga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, sesuai standar akuntasi yang diakui negara.

Menurut Ahmad Reza, materi objek gugatan yang disampaikan mantan dirut GTS terjadi pada tahun 2017-2018, dimana saat itu Erick Tohir belum menjabat sebagai Menteri BUMN dan Ririek Adriansyah belum menjabat sebagai Dirut Telkom beserta nama lain yang disampaikan. “Obyek gugatan terkait dengan hubungan perjanjian dan kementerian BUMN bukan pihak dalam perjanjian, sehingga salah alamat,” tegas Ahmad Reza.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sains dan Teknologi Miliki Peran Penting dalam Wujudkan SDGs

21 February 2024 - 07:00 WIB

Zulpikar, Pengamat Politik Bank Zoel Institute : Banyak Kejanggalan Pada Pemilu 2024

20 February 2024 - 22:06 WIB

Rapat Tahun OJK, Ketua MPR RI Bamsoet Optimistis Perekonomian Nasional Meningkat Pasca Pemilu 2024

20 February 2024 - 17:46 WIB

Pelaku Penganiayaan di Patikraja Banyumas Dibekuk Polisi

20 February 2024 - 15:04 WIB

OJK-BPK Perkuat Kompetensi Pengendalian Kualitas Pengawasan IJK

20 February 2024 - 11:03 WIB

Perpres Nomor 19/2024 Diharapkan Mampu Akselerasi Industri Gim Nasional

20 February 2024 - 10:54 WIB

Trending di Bisnis