Apa itu MSIB?

Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) adalah salah satu program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). MSIB terbagi menjadi dua program, yaitu Magang Bersertifikat dan Studi Independen Bersertifikat. Adanya program MSIB ini ditujukan untuk memfasilitasi mahasiswa yang ingin mencari pengalaman belajar di luar kampus dan lebih dekat dengan dunia industri.

Perkenalkan, saya Humam Maulana Tsubasanofa Ramadhan. Saya adalah mahasiswa Informatika semester 5 di UPN “Veteran” Jawa Timur. Pada bulan Juli tahun 2022 yang lalu, penulis memutuskan untuk mendaftar program MSIB Studi Independen batch ke-3 di Kelas Industri: Game Developer dengan Gamelab.ID sebagai mitra penyelenggara. Penulis memilih kelas tersebut karena tertarik dengan dunia game development dan penasaran untuk mempelajarinya.

Sewaktu pendaftaran, penulis sempat merasa ragu untuk memilih mengikuti program MSIB ini. Terlebih lagi tidak ada teman satu kampus yang memilih mitra yang sama. Penulis yang biasanya mengandalkan teman-teman ketika terjadi sesuatu, kali ini harus menghadapinya sendirian. Penulis merasa takut karena memilih jalan yang berbeda dari teman-teman yang lain. Tapi ketakutan ini penulis jadikan tantangan bagi diri sendiri dan kemudian memantapkan diri untuk mengikuti program MSIB di Kelas Industri: Game Developer Gamelab.

Saat melakukan pengisian KRS (Kartu Rencana Studi), penulis dihadapkan dengan masalah administrasi kampus di mana nama perusahaan mitra tidak terdaftar di daftar mitra. Karena tidak ada teman dekat yang semitra dengan penulis, mau tidak mau penulis memberanikan diri untuk melakukan konfirmasi sendiri ke pihak kampus tanpa ditemani. Hal tersebut merupakan hal baru bagi penulis sehingga sedikit merasa tertekan dan takut terjadi hal yang tidak diinginkan. Namun setelah dihadapi, akhirnya masalah administrasi tersebut selesai.

Apa saja kegiatan yang dilakukan?

Kegiatan pembelajaran pun dimulai. Program dilaksanakan selama kurang lebih 4 bulan dari 18 Agustus 2022 hingga 31 Desember 2022. Pembelajaran terbagi menjadi 3 kompetensi utama, yaitu Game Fundamental: Construct, JavaScript untuk GameDev, dan Game 2D: Phaser Game Framework. Pembelajaran dilakukan secara asynchronousmelalui LMS (LearningManagementSystem) yang disediakan Gamelab.

 

Sumber: Dokumen pribadi penulis. Sesi Konsultasi

Gamelab juga menyediakan sesi konsultasi melalui onlin veideo conference setiap hari Selasa pukul 09.00-10.00 yang memungkinkan peserta untuk berkonsultasi dengan mentor terkait pembelajaran yang sedang berlangsung.

Selain mempelajari materi dari modul, peserta juga diminta untuk mempraktikan materinya. Di setiap akhir materi kompetensi, peserta diharuskan untuk menyelesaikan tugas akhir secara individu. Tugas akhir akan dinilai langsung oleh mentor. Apabila ada yang dirasa kurang, mentor akan meminta peserta untuk melakukan revisi sampai diterima oleh mentor dan lanjut ke kompetensi berikutnya.

Di program ini, Gamelab juga memberikan proyek kelompok yang terdiri dari 5 orang. Proyek yang didapat oleh kelompok penulis adalah membuat game edukasi dengan tema luar angkasa.

Sumber: Dokumen pribadi penulis. Presentasi proyek kelompok

Selama proses pengerjaan proyek kelompok, penulis tidak hanya mendapat ilmu mengenai game development. Penulis juga belajar untuk bekerja sama dengan orang yang baru dikenal dan memberanikan diri menyampaikan pendapat. Proyek kelompok ini juga dipresentasikan ke mentor serta teman-teman peserta di kelas ini yang juga melatih kepercayadirian penulis di depan umum.

Kesan dan pesan setelah mengikuti MSIB:

Secara keseluruhan, belajar mengenai game development bersama Gamelab adalah pengalaman yang seru. Penulis mendapat banyak pengetahuan serta pengalaman dari mengikuti Kelas Industri: Game Developer yang disediakan Gamelab. Penulis ucapkan terima kasih kepada program MSIB serta Gamelab yang sudah memberikan kesempatan untuk belajar mengenai game development.

Meski sempat merasa takut dan ragu di awal program. Dari sini penulis belajar untuk berani mengambil keputusan sendiri dan bertanggung jawab atas pilihan tersebut. Penulis juga jadi lebih percaya diri untuk menghadapi masalah sendiri tanpa harus ditemani orang lain. Semoga pengalaman ini menjadi batu lompatan penulis untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dan semoga cerita penulis menginspirasi pembaca untuk berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal baru.