Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 14 Feb 2023 11:47 WIB ·

Sekarang sudah tahun 2023 dan super modern, tapi kenapa masih banyak kaum primitif yang membenci konsep childfree?

Puncak kejayaan umat manusia, dan bisa disebut modern sudah terjadi sejak 1880 -1900 an… YES… artinya sudah lebih dari 100 tahun yang lalu. Di saat itu, manusia sudah bisa menikmati mobil, motor, dan mimpi akan terbang di langit sudah terwujud.

selama periode tersebut, sampai sebelum influencer GS meracau, konsep childfree tetap dianggap konsep yang bodoh… Kenapa bodoh?

ya kalau sejak 1880an udah childfree, maka populasi dunia sedikit sekali… populasi sedikit tidaklah menguntungkan.. karena bukan lagi kurang SDM tapi tidak ada SDM yang tentu sangat diperlukan untuk menjalankan sebuah pabrik industri…

di tahun 1990 an, mungkin semua orang akan tua, tanpa adanya generasi baru… tentu pemerintah akan kerepotan mengurus ini… jadi bukan lagi soal… siapa nanti yang doakan? siapa nanti yang urus orang tua… problem utama adalah… siapa nanti yang ngubur????? gitu lhoo… karena tukang gali kuburnya juga udah jadi tua… ga ada tenaga.

Jika influencer GS ini hanya mengatakan “MENUNDA PUNYA ANAK” sih.. orang akan paham dan mengerti ya.. tapi kalau “CHILD FREE” itu soal yang beda.

Studi kasusnya bisa anda lihat di China dan Jepang.. dimana di 2 negara itu lagi bingung mengatasi gimana negara tidak hancur karena kurangnya penduduk usia produktif… semua nya Pada Tua, sementara anak muda nya ga mau punya anak.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

AP II Bersama InJourney Group Kembangkan Pariwisata Banyuwangi

3 March 2024 - 19:17 WIB

Pemerintah Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid di 2024

1 March 2024 - 17:01 WIB

Kain Ulos Asal Tarutung Diminati Pengunjung F1 Powerboat Danau Toba 2024

1 March 2024 - 16:45 WIB

Lewat Beti Dewi, 10 Desa Wisata di Gorontalo Diberi Pelatihan Pemasaran Digital

29 February 2024 - 10:51 WIB

Otorita IKN Gelar FGD Nusantara Expo 2024

28 February 2024 - 10:22 WIB

Bulog Pastikan Sok Beras Cukup Hadapi Puasa dan Lebaran

27 February 2024 - 09:08 WIB

Trending di Bisnis