Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Nasional · 31 Jan 2024 07:00 WIB ·

Penggunaan Politik Identitas dan Hoaks Menurun di Pemilu 2024


 Penggunaan Politik Identitas dan Hoaks Menurun di Pemilu 2024 Perbesar

Kuantitas penyebaran hoaks dan penggunaan politik identitas tercatat menurun di sepanjang musim kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024, yang menunjukkan masyarakat Indonesia semakin dewasa dalam menyikapi pesta demokrasi ini.

“Meskipun tak sepenuhnya menghilang, namun kita juga mencermati ada penurunan pemakaian politik identitas. Dan kita cukup mau apresiasi hal itu. Masyarakat kita juga semakin dewasa dengan pengalaman Pemilu dua kali dan Pilpres sebelumnya,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9): “Dewasa Berdemokrasi pada Pemilu 2024” di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, pada Senin (29/1/2024).

Wamen Nezar mengakui, informasi hoaks masih tersebar di platform digital pada tiga pekan menjelang pemungutan suara dalam rangkaian Pemilu Serentak 2024.

Selain itu, residu polarisasi yang terjadi pada Pemilu 2019 tampak masih memengaruhi kontestasi dan pesta demokrasi yang tengah berlangsung.

Namun, saat ini masyarakat dinilai sudah banyak yang memetik pelajaran bahwa perbedaan pilihan politik merupakan sesuatu yang wajar dalam iklim demokrasi.

“Kedewasaan berdemokrasi dalam Pemilu 2024, mutlak diperlukan dalam semua aspek di masyarakat, mulai dari individu menyerap informasi, hingga media massa yang bertugas menyajikannya secara jujur dan berimbang,” tuturnya.

Lebih lanjut Wamen Nezar mengatakan, sejak 1 Juli 2023 hingga 24 Januari 2024, Kementerian Kominfo telah mengidentifikasi sebanyak 195 temuan isu hoaks terkait Pemilu yang tersebar pada 2.825 konten.

“Dari jumlah tersebut, 1.546 konten telah kami tindak lanjuti, sedangkan sisanya masih dalam proses,” tutur Wamenkominfo.

Meskipun ada kecenderungan menurun, dia tetap mengingatkan semua pihak mewaspadai narasi hoaks yang mengarah ke kampanye hitan (black campaign) dengan menggunakan berbagai macam medium.

Salah satunya penggunan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan pembuatan dan penyebaran konten bermuatan hoaks lebih mudah dan cepat.

“Dulu (Pemilu 2019) ada beberapa hoaks menggunakan AI, tetapi waktu itu masih mudah dikenali. Sekarang, jauh lebih smooth karena generative AI yang mampu menghasilkan teks juga suara serta gambar sangat coherence, smooth, sehingga kita agak sulit membedakan dengan yang asli,” jelas dia.

Oleh karena itu, Nezar Patria mengajak semua pihak mengantisipasi penggunaan teknologi AI untuk pembentukan dan penyebaran narasi hoaks.

“Pemanfaatan AI seperti deepfake untuk pembuatan konten hoaks menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi dan ditanggulangi bersama,” tandas Wamenkominfo.

Selain Wamenkominfo Nezar Patria, hadir sebagai narasumber Ketua Dewan Pers Niniek Rahayu dan Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes.

Sumber

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ganjar: Sukarno Tak Pernah Bicara Kepentingan Pribadi, Keluarga

5 July 2024 - 14:45 WIB

Ganjar hingga Ahok jadi ketua dpp PDIP hingga 2025

5 July 2024 - 14:35 WIB

Mata dan mulut tertutup lakban seorang pria di temukan tewas gantung diri di fly over Cimindi Cimahi Bandung

28 June 2024 - 11:56 WIB

pabrikpaving.id Bantu Supply Paving Block Kualitas No 1 untuk Area Jogja dan Sekitarnya

5 June 2024 - 13:12 WIB

Paving Block

*Aksi Bersama Segenap Elemen Masyarakat, Pers, Kaum Buruh, Aktivis Pergerakan Menolak UU Penyiaran & Pandemi Treaty*

28 May 2024 - 11:02 WIB

*Adakah yang Tahu Letak Jalan Culik di Bandung*

27 May 2024 - 15:31 WIB

Trending di Bisnis