Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Nasional · 1 Feb 2024 07:00 WIB ·

Penerbangan ke Bandara Sisingamangaraja Penuh Jelang Pertamina F1 Powerboat Toba 2024


 Penerbangan ke Bandara Sisingamangaraja Penuh Jelang Pertamina F1 Powerboat Toba 2024 Perbesar

Menjelang pelaksanaan Pertamina F1 Powerboat Danau Toba 2024 yang akan digelar pada 2-3 Maret 2024, penerbangan menuju Bandar Udara Internasional Sisingamangaraja XII, Siborong-borong, Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, terpantau dipadati penumpang, terutama para pelancong dalam dan luar negeri serta penghobi olah raga air (watersport).

“Bandara Siborong-borong, dulunya namanya Silangit, memang paling dekat jika ingin menuju ke Danau Toba. Kalau dari Bandara Kualanamu perjalanannya bisa enam jam lebih, kalau dari sini hanya 30 menit saja, jadi pasti padat penumpang jika ada event di Danau Toba,” ujar Salah seorong penumpang pesawat maskapai Super Air Jet, Simanjuntak, kepada InfoPublik di kawasan Bandara Sisingamangaraja XII, Tapanuli Utara, pada Kamis (29/2/2024).

Simanjuntak mengakui ekonomi di sekitar Danau Toba mulai menggeliat pasca dibangunnya Bandara yang mengambil nama Pahlawan asal Tapanuli ini.

Sebab, akses menuju destinasi pariwisata super prioritas ini semakin mudah dicapai dari Jakarta maupun kota-kota lainnya dari dalam dan luar negeri karena statusnya sebagai Bandara Internasional.

“Ini juga tak lepas dari inisiasi pak (Menteri Koordinasi Maritim dan Investasi) Luhut Panjaitan yang merupakan putra daerah asal sekitar Danau Toba ini. Selama ini Danau Toba sulit berkembang karena aksesnya cukup sulit karena jauh dari bandara,” jelasnya.

Menurut Simanjuntak, membangun Bandara di Siborong-borong ini bukan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan.

Banyak kendala yang harus dihadapi pemerintah, seperti status wilayah tanah adat yang dimiliki oleh sejumlah suku berbeda dan kontur tanah tidak rata karena berada di perbukitan.

“Jadi diwilayah ini tidak ada sertifikat tanahnya, karena merupakan tanah adat. Tidak mudah untuk meyakinkan para tetua adat, apalagi membangun Bandara yang memerlukan lahan yang luas seperti ini pasti harus melalui proses panjang. Makanya saya salut dengan pak Luhut,” ungkap Simanjuntak yang berdomisili di Jakarta.

Dia mengaku saat ini pulang bersama keluarga besarnya untuk menggelar acara pememakaman ayah mertuanya yang bermarga Panjaitan di kampung halaman, dekat Balige.

Walaupun berdomisili di Jakarta, namun ayah mertuanya ingin dimakamkan di kampung halaman demi melestarikan adat istiadat suku Batak warisan leluhur.

“Ya memang kami orang Batak harus melestarikan adat istiadat yang sudah ada. Karena ayah mertua saya satu kampung dengan Pak Luhut (menko Marves) jadi nanti dimakamkan dekat lokasi komplek makam keluarga beliau. Tak jauh dari situ juga ada makam DI Panjaitan (pahlawan revolusi),” tandas Simanjuntak.

 

Sumber

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas Yonif 133/YS Gelar Kuali Merah Putih di Zona Merah

16 April 2024 - 09:46 WIB

Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat Redam Dampak Konflik Timur Tengah

16 April 2024 - 09:36 WIB

Dukung Program Pompanisasi, Kementan Gencarkan Listrik Masuk Sawah

15 April 2024 - 08:12 WIB

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin

15 April 2024 - 08:03 WIB

Ini Bentuk Dukungan Pemerintah terhadap Petani

11 April 2024 - 11:33 WIB

KKP Raih Pengakuan Standar Internasional Antisuap

11 April 2024 - 11:23 WIB

Trending di Bisnis