Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 21 Aug 2023 09:18 WIB ·

PELAJARAN DARI SEORANG PEJUANG TUA

 

MEDIABANGA.Seorang tua duduk di kursi tua berkata,

“Hari ini angin menisik teras rumah, gemerisikkan atap. Cahaya kuning pucat, tenang dan sengat, bersinar-sinar melalui daun-daun. Suara-suara yang mendayu dari tepian bukit. Embusannya lembut membawa aroma bunga. Segar dengan embun yang jatuh. Ini hari jadi seluruh negeri.”

Aku tersenyum saja, hanya bisa tersenyum dan mengiyakan.

Seorang tua duduk di kursi tua berkata,

“Dan di bawah jendela halaman rumah ini, berkilauan cahaya kehijauan seperti permadani. Kelompok bunga bermekaran. Kecipak ikan semarak di kolam. Kepak kupu-kupu mendebarkan dada.”

Aku tersenyum saja, hanya bisa tersenyum dan mengiyakan.

Seorang tua duduk di kursi tua berkata,

“Oh, malam itu indah sekali, langit kesumba namun rawan menakutkan. Jari-jariku bergetar menyentuh pelatuk senapan tua. Dadaku meruang altar doa. Berdetak dan kebas mengucap segala doa dan duka merupa. Setiap kata mengetuk janji suci pada negeri, juga perjuangan diri.”

Aku tersenyum saja, hanya bisa tersenyum dan mengiyakan.

Seorang tua duduk di kursi tua mulai berteriak,

“Aku terbangun dalam kesakitan; wajah-wajah luka ada di semua mata. Datang berkerumun ribuan gugur bunga. Katanya mati satu tumbuh seribu. Tapi udara bau darah dan mesiu, menuntut mati satu tumbuh beribu-ribu.”

Aku tersenyum saja, hanya bisa tersenyum dan mengiyakan.

Seorang tua duduk di kursi tua mulai berteriak teramat kencang,

“Aku tahu yang aku dengar, kita merdeka! Indonesia telah merdeka! Gema bahagia membilas duka buritan masa. Oh, merdeka milik siapa? Milik kalian semua. Tapi aku juga akan kibarkan benderaku di dalam hati—bendera hati tinggi-tinggi. Kemerdekaanku sendiri—merdeka sendiri sampai mati.”

Aku tersenyum saja, hanya bisa tersenyum dan mengiyakan.

Seorang tua yang duduk di kursi tua tersenyum dan berbisik lirih,

“Lihat, lihat itu, bendera yang berkibar di halaman rumah ini berusia 77 tahun.”

Jari tuanya menunjuk ke luar jendela melewatiku.

Aku tersenyum saja, hanya bisa tersenyum. Kedua mata pejuang tua itu buta sejak 77 tahun yang lalu, ketika sebuah granat meledak di dekatnya.

Dalam apa yang telah dikatakannya, aku belajar perihal negeri ini. Jauh lebih banyak, dari semua yang aku baca dan dengar sejak masa kanak-kanak.

– Mahesa Jenar
Yogya, 16 Agustus 2022

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kerja Bakti “Pembersihan Sampah Sekitar Sungai di Desa Ciburial RW 7

15 June 2024 - 21:50 WIB

Kegiatan Pengolahan Sampah Terpadu di Desa Ciburial “Mengubah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos”

15 June 2024 - 21:43 WIB

Profil Desa Ciburial: Keindahan Alam yang Membutuhkan Pengelolaan Sampah Terpadu

15 June 2024 - 21:33 WIB

Tax Policy and Economic Elites: Going Where the Money is Earmarking

12 June 2024 - 05:59 WIB

PERMASALAHAN KASUS GOOGLE TERHADAP KONSEP BUT

12 June 2024 - 02:56 WIB

pabrikpaving.id Bantu Supply Paving Block Kualitas No 1 untuk Area Jogja dan Sekitarnya

5 June 2024 - 13:12 WIB

Paving Block
Trending di Nasional