Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 28 Feb 2024 10:22 WIB ·

Otorita IKN Gelar FGD Nusantara Expo 2024


 Otorita IKN Gelar FGD Nusantara Expo 2024 Perbesar

Media Bangsa – Melalui Kedeputian Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat (Sosbudpemas) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Nusantara Expo 2024 untuk mendapat masukan dari berbagai pihak dalam rangka merancang bentuk selebrasi, katalis dan promosi di Nusantara, Kalimantan Timur

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan dalam memberdayakan serta memajukan ranah sosial dan budaya di seluruh wilayah Indonesia sebagai ibu kota, Otorita IKN perlu juga mendapat masukan dari berbagai pihak., seperti praktisi, akademisi, dan pegiat seni.

“Pembangunan fisik yang ada di IKN telah dimulai dan bahkan beberapa sudah hampir selesai. Tetapi ruh dari kehidupan IKN juga perlu diisi dengan konsep yang selaras dengan visi IKN yang smart, sustainable, dan lovable city,” kata Kepala OIKN Bambang Susantono dalam FGD Nusantara Expo 2024 di Hotel Le Meridien Jakarta pada Senin (26/02/2024).

Bambang mengatakan, Nusantara Expo dicanangkan menjadi konsep eksibisi dan pameran berkelanjutan yang dilaksanakan di Nusantara, dimulai ketika Perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia yang juga dilakukan di Nusantara.

Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Sosbudpemas OIKN Alimuddin menyebut pemindahan penduduk ke IKN yang mulai dilakukan juga perlu dibarengi dengan pemberdayaan atraksi sosial di dalamnya.

“Saya harap dengan masukan berbagai pihak yang hadir hari ini, kita dapat mengakomodir sebuah atraksi sosial yang tidak hanya mempromosikan, tetapi juga mengaktivasi serta menarik bagi seluruh kalangan,” ujar Alimuddin seperti dilansir dari ANTARA.

Pembahasan konsep awal dari Nusantara Expo juga diikuti berbagai pihak praktisi, akademisi, dan pegiat seni. Pada sesi pertama, para peserta memberi pendapat mengenai gambaran awal kegiatan ini.

Sofyan Sibarani, Direktur Urban+ memberi paparan awal konsep Nusantara Expo di mana menitikberatkan pada pengisian daerah daerah yang masih “kosong” di IKN dengan berbagai atraksi acara yang mampu memberi bentuk selebrasi, katalis, dan promosi dari pembangunan Nusantara.

Sementara itu Zainal Abidin, Budayawan Kalimantan memberikan masukan mengenai iklim dan cuaca IKN serta upaya keberlanjutan agar bisa terselenggara dalam jangka waktu yang panjang. Delegasi dari Artjog yakni Heriyanto menitikberatkan pada fleksibilitas dan keluwesan dalam mewadahi kreativitas para artis nantinya.

Sesi kedua, lebih membahas mengenai teknis acara yang akan dimasukkan ke dalam Nusantara Expo 2024. Dalam diskusi ini dibagi menjadi tiga kelompok yakni seni dan pertunjukan yang dipimpin oleh Debra H, Yatim, praktisi seni, kemudian ekonomi kreatif yang difasilitasi oleh Dita Rachma, Kepala UPT Kerja Sama IKJ, Kesenian dan Desain yang diketuai oleh Indah Thajawulan.

Tim Seni dan Pertunjukan mengedepankan bagaimana membuat acara dengan skema besar seperti kolosal dan opera yang melibatkan seluruh unsur kebudayaan Indonesia. Selain itu acara acara tahunan seni seperti Festival Film Indonesia dan acara sejenis agar bisa dilaksanakan di Nusantara.

Pembahasan mengenai desain dan interior menitikberatkan penggunaan interior yang bisa menampung banyak kegiatan terbuka, meskipun ruang dengan konsep indoor juga masih diperlukan. Pameran tradisional dan kontemporer yang menampilkan progres pembangunan dan sisi artistik Nusantara juga dapat ditampilkan

Tim Ekonomi Kreatif juga menyarankan acara yang bisa meningkatkan aktivasi para pengguna serta menarik baik dari desain maupun substansi. Penggunaan bahan ramah lingkungan/daur ulang yang masih fungsional perlu diperbanyak. Acara yang dekat dengan anak-anak serta penggunaan media digital seperti game, wahana pendidikan anak, serta pelibatan komunitas kontemporer menjadi poin integral untuk aktivasi para pengguna di masa depan.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ID FOOD Sampaikan Inisiatif Strategis Peningkatan Akses Petani dan UMKM Perempuan di Sektor Pangan

17 April 2024 - 10:01 WIB

Budaya Halalbihalal Bisa Membangun Komunikasi Baik Antar-Stakeholders Pangan

17 April 2024 - 09:57 WIB

Satgas Yonif 133/YS Gelar Kuali Merah Putih di Zona Merah

16 April 2024 - 09:46 WIB

Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat Redam Dampak Konflik Timur Tengah

16 April 2024 - 09:36 WIB

Dukung Program Pompanisasi, Kementan Gencarkan Listrik Masuk Sawah

15 April 2024 - 08:12 WIB

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin

15 April 2024 - 08:03 WIB

Trending di Bisnis