Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 18 Sep 2023 01:09 WIB ·

Ontran Ontran Pasar Baru Wergu Kudus Ternyata Bermasalah Tak Punya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Ada Bau Busuk Menggangu Lingkungan

Kudus ,…
Ontran ontran sejumlah oknum aparatur sipil negara di Kabupaten Kudus ,terkait proyek pasar baru wergu kudus yang terlibat tipu tipu bancakan duitnya Nawar ratusan juta, dengan iming-iming menempati pengelolaan kios justru pembangunannya menyisakan berbagai masalah.

Bancakan alias rayahan uang haram itu, ditengarai mulai dari Kepala dinas, Sekretaris dinas, Pemborong abal abal.Bahkan turut serta makelar berbisa ular bermulut manis asal Gebog yang juga mantan narapidana ikut rakus menikmati duitnya Nawar.

Pasar Baru yang selesai dibangun pada akhir 2016 dan menelan biaya Rp 24 miliar(Rp 15 miliar bantuan Gubernur Jateng, Rp 9 miliar APBD Kudus), ternyata sampai dengan Sabtu ( 16/9/2023).
Hasil penelusuran investigasi dilapangan seperti dikutip dari Elangmurianews.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus, Albertus Herys yang sempat dihubungi untuk sementara membenarkan Pasar Baru memang belum ber IMB maupun tidak mempunyai IPAL. Dia bersedia mengecek langsung ke Pasar Baru bersama awak media setiap saat.

Tak Ada Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL)

Mendekati tujuh tahun lamanya, proyek pembangunan pasar baru wergu kudus tidak memiliki Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL). Seluruh limbah Pasar Baru dibuang ke sungai yang berada di belakang pasar- sisi barat.

Memang banyak para pedagang yang membenarkan limbah pasar dibuang melalui selokan kecil yang berada dipojok belakang sebelah barat. Dan sebagian besar pedagang membuang limbahnyadi sisi barat bagian belakang yang ditempati pedagang ayam ,bebek, enthok, kalkun dan sebagainya. Ditambah pedagang bubut ayam.

Selain tidak memiliki IPAL pasar yang berdaya tampung 7.000 pedagang ini disinyalir juga tidak mempunyai Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)-termasuk ijin lingkungan. Pasar Baru secara administratif berada di Kelurahan Wergu Kulon Kecamatan Kota Kudus. Dan kepemilikan lahan dan bangunan beralih ke Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah BPPKAD) Kudus. Setelah status Wergu Kulon berubah dari desa menjadi kelurahan.

Melanggar Undang-undang Lingkungan

Kewajiban mengenai pengelolaan air limbah diatur dalam undang undang Perlindungan Lingkungan Hidup nomor 32 tahun 2009. Sedang dasar hukum pengendalian pencemaran air meliputi : • Undang-Undang 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup • Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air • Peraturan Menteri LH nomor 01 tahun 2010 tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air • Permen LH No 5 tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah • Permen LHK No 68 tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik • Perda Provinsi tentang Pengendalian Pencemaran Air dan Baku Mutu Air Limbah.

Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, limbah Pasar Baru yang dibuang ke sungai kecil tersebut, berpotensi memunculkan toksisitas terhadap kehidupan air, menurunkan kadar DO (Dissolved Oxygen) pada perairan hingga dapat meracuni sumber air minum.

Kedua jenis usaha ini memunculkan limbah padat,limbah cair dan debu. Ditambah limbah dari warung makan-minum. Limbah tersebut dapat dijumpai di lokasi tersebut, karena berceceran tidak karuan. Begitu pula bau yang menyengat. Kemudian di sebagian besar saluran yang ada tersumbat aneka jenis sampah.
Dengan tidak seimbangnya ekosistem sungai, menimbulkan bau yang dapat mengganggu serta membahayakan kesehatan masyarakat . Seperti penyakit hepatitis,kolera,tifus, disentri dan lain sebagainya.(@jgtimpwodwipantara Kudus jtg)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peran Pengacara di Pengadilan

21 May 2024 - 11:58 WIB

Peran Pengacara di Pengadilan

Semangat Kebangkitan Nasional Untuk Energi Menuju Indonesia Emas

20 May 2024 - 15:42 WIB

Naik Bus, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Perdana Sengketa Pilpres di MK

9 May 2024 - 10:39 WIB

Antisipasi sesar lembang.brin dorong bangunan di bandung gunakan anti gempa

8 May 2024 - 20:13 WIB

Tak Lagi Nyaleg DPR RI, Ono Surono: Saya Diperintah Nyalon DPRD Jabar

8 May 2024 - 19:02 WIB

Ganjar-Mahfud Resmi Deklarasi Oposisi!

8 May 2024 - 17:55 WIB

Trending di Bisnis