Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Pendidikan · 7 Jul 2023 15:30 WIB ·

Menjalani Akademi Pengembang Front-End Web Dan Back-End Di Dicoding Melalui Msib Bacth 4


 Menjalani Akademi Pengembang Front-End Web Dan Back-End Di Dicoding Melalui Msib Bacth 4 Perbesar

Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau sering disebut MBKM adalah program yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa seluruh Indonesia untuk dapat menimba ilmu, mencari pengalam serta terjun langsung ke masyarakat. Terdapat beberapa program yang disajikan dalam Merdeka Belajar Kampus merdeka, salah satunya adalah Magang dan Studi Independen Bersertifikat.

Dalam Magang dan Studi Independen bersertifikat terdapat banyak mitra yang menawarkan kepada mahasiswa untuk belajar atau terjun langsung ke dalam bidang yang disukai. Salah mitra yang menawarkan tersebut adalah PT.PRESENTOLOGICS atau Dicoding. Dicoding menawarkan banyak bidang yang bisa dipelajari dalam MSIB periode ini, salah satunya menyita perhatian dari seorang mahasiswa dari UPN Veteran Jawa Timur.

Kegiatan Studi Independen Pengembang Front-End Web dan Back-End melibatkan belajar secara mandiri dan mengerjakan proyek akhir dalam tim. Dalam belajar secara mandiri, peserta akan mengikuti kelas secara tidak bersamaan (online melalui modul belajar di Dicoding Academy) di mana mereka dapat berdiskusi dengan ahli terkait materi yang dipelajari melalui forum diskusi. Selain itu, setiap peserta akan memiliki seorang pembimbing yang dapat mereka konsultasikan jika mereka menghadapi kesulitan non-akademik dalam proses pembelajaran. Pada program studi independen ini, terdapat beberapa learning path yang disediakan salah satunya, yaitu Pengembang Front-End Web dan Back-End. Dalam proyek akhir, peserta akan dikelompokkan menjadi tim yang terdiri dari 3 hingga 4 orang. Setiap tim akan memilih tema proyek mereka sendiri, namun tema tersebut harus disetujui oleh pembimbing atau ahli terkait.

Materi yang diberikan oleh pihak Dicoding dilakukan secara berurutan sehingga mahasiswa dapat mengikuti materi dari awal atau dasar sampai ke pembuatan aplikasi Website. Selama 5 bulan mahasiswa akan menerima materi. Ada  10 modul  dicoding yang sudah  saya kerjakan yaitu Pembelajaran yang didapatkan mulai dari Memulai Dasar Pemrograman untuk Menjadi Pengembang Software hingga  pembuatan  Website, Memulai Dasar Pemrograman untuk Menjadi Pengembang Software, Pengenalan ke Logika Pemrograman (Programming Logic 101), Belajar Dasar Git dengan GitHub, Belajar Dasar Pemrograman Web, Belajar Dasar Pemrograman JavaScript, Belajar Membuat Front-End Web untuk Pemula, Belajar Fundamental Front-End Web Development, Menjadi Front-End Web Developer Expert, Belajar Membuat Aplikasi Back-End untuk Pemula, dan Meniti Karier sebagai Software Developer. Pertemuan dengan instruktur diadakan setiap minggunya dengan melatih softskill dan hardskill di bidang teknologi. Pada akhir kegiatan dilakukan pengerjaan projek akhir capstone project dengan tim beranggotakan 4 orang dari kelas Pengembang Front-End Dan Back-End untuk mengerjakan Website Mindfulness: Meningkatkan Kesehatan Mental dan Menemukan Ketenangan Dalam Kehidupan  yang berbasis Aplikasi Web, kegiatan meliputi membuat desain UI/UX, proses coding, testing, dan maintenance.

Pada pertengahan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat pihak mitra membentuk tim untuk final project namun pada pertengahan ini tim di wajibkan untuk sudah menyusun rencana project, yaitu project plan. project plan ini sebagai tolak ukur pemahaman mahasiswa terkait project yang akan dikerjakan, project plan yang dimaksud adalah pembuatan rencana membuat aplikasi website dengan konsep yang sudah di tentukan oleh pihak mitra, dengan kata lain mahasiswa membuat aplikasi sesuai tema yang sudah disediakan oleh mitra. Pengerjaan final project dilakukan oleh beberapa mahasiswa yang telah dibentuk menjadi sebuah kelompok, kemudian mengerjakan dalam waktu kurang lebih satu bulan setengah. Setelah menjalani masa pembuatan aplikasi, mahasiswa akan ditugaskan untuk mempresentasikan aplikasi tersebut, presentasi ini juga menjadi akhir dari program MSIB di DICODING.

Dari program Magang dan Studi Independen Bersertifikat ini dapat diambil banyak pelajaran, dari segi sosial, menambah relasi, menambah soft skill dan hard skill, serta mendapatkan pengalaman baru dengan mengerjakan proyek aplikasi website dengan cara berkelompok.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Ganjar: Sukarno Tak Pernah Bicara Kepentingan Pribadi, Keluarga

5 July 2024 - 14:45 WIB

Ganjar hingga Ahok jadi ketua dpp PDIP hingga 2025

5 July 2024 - 14:35 WIB

Mahasiswa Agribisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Sosialisasikan Pembuatan Eco Enzym di Gapoktan Keputih Bersemi

4 July 2024 - 17:36 WIB

Mahasiswa Agribisnis UPN Jawa Timur Gelar Kerja Bakti Bersama Gapoktan Keputih Bersemi: Mengembangkan Komoditas Organik untuk Masa Depan Berkelanjutan

4 July 2024 - 14:23 WIB

Mata dan mulut tertutup lakban seorang pria di temukan tewas gantung diri di fly over Cimindi Cimahi Bandung

28 June 2024 - 11:56 WIB

Tim PKM RSH UMS, Lakukan Penelitian Tentang Taktik Bahasa dalam Kejahatan Siber

24 June 2024 - 12:01 WIB

Trending di Pendidikan