Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 29 Jan 2024 01:28 WIB ·

KKP Jajaki Kerja Sama dengan KSAT Perkuat Implementasi Ekonomi Biru


 KKP Jajaki Kerja Sama dengan KSAT Perkuat Implementasi Ekonomi Biru Perbesar

Media Bangsa – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Satelit Station – Kongsberg Satellite Service (KSAT) di Tromso Norwegia. Kunjungan itu untuk menjajaki potensi kerja sama teknologi yang akan dipakai untuk memperkuat implementasi program kerja ekonomi biru yang sudah dicanangkan KKP.

“KSAT memiliki kapasitas dan pengalaman dalam hal satelit observasi bumi, pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak untuk pengawasan maritim, serta deteksi kapal untuk memantau aktivitas ilegal di laut,” kata Menteri KP Trenggono dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Minggu (28/1/2024).

Menteri KP Trenggono menjelaskan, kemampuan teknologi satelit yang dimiliki KSAT dapat dipakai di berbagai sub-sektor kelautan dan perikanan. Tidak hanya mendeteksi kapal-kapal pelaku praktik ilegal, tapi juga menyediakan layanan pemantauan lingkungan, hingga mampu mengalisis data yang output-nya berupa peringatan dini ancaman polusi laut.

“Satelit itu juga mampu memantau algae bloom dan aquaculture. Jadi kalau teknologi di sini kita sinergikan dengan teknologi yang sudah ada di KKP, tentu hasilnya akan semakin kuat. Itu masih kami jajaki,” jelasnya.

Sementara itu, Executive Vice President Space and Surveillance, Harald Aaro, yang menerima langsung kunjungan Menteri Trenggono menjelaskan tentang Stasiun Satelit Kongsberg dan teknologi yang digunakan.

Harald menyebut sedikitnya ada 21 negara yang telah dilayani dengan peruntukan di bidang kelautan dan perikanan meliputi pembangunan satelit nano, stasiun bumi untuk command dan control satelit, pengawasan operasi kapal perikanan, dan oil spill.

“Satelit yang digunakan dapat mendeteksi kapal penangkap ikan yang tidak mengaktifkan AIS dan VMS yang dimiliki, sehingga aktivitas kapal melawan penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur (IUUF) bisa terpantau,” terangnya.

Sebagai informasi, lima program ekonomi biru yang sudah dicanangkan KKP meluputi perluasan kawasan konservasi laut, penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur, pembangunan perikanan budidaya di pesisir, darat, dan laut secara berkelanjutan, pengawasan dan pengendalian pemanfaatan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta penanganan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan.

Implementasi lima program ekonomi biru itu untuk memastikan keberlanjutan ekologi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat dan menambah pemasukan negara.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ganjar: Sukarno Tak Pernah Bicara Kepentingan Pribadi, Keluarga

5 July 2024 - 14:45 WIB

Ganjar hingga Ahok jadi ketua dpp PDIP hingga 2025

5 July 2024 - 14:35 WIB

Mata dan mulut tertutup lakban seorang pria di temukan tewas gantung diri di fly over Cimindi Cimahi Bandung

28 June 2024 - 11:56 WIB

pabrikpaving.id Bantu Supply Paving Block Kualitas No 1 untuk Area Jogja dan Sekitarnya

5 June 2024 - 13:12 WIB

Paving Block

*Aksi Bersama Segenap Elemen Masyarakat, Pers, Kaum Buruh, Aktivis Pergerakan Menolak UU Penyiaran & Pandemi Treaty*

28 May 2024 - 11:02 WIB

*Adakah yang Tahu Letak Jalan Culik di Bandung*

27 May 2024 - 15:31 WIB

Trending di Bisnis