Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 3 May 2023 22:19 WIB ·

Ketua Umum LP2TRI Menerima Pengaduan dari Korban Mafia Tanah Yang Dilakukan Mantan Kepala Desa dan Oknum Masyarakat Untuk Membangun Tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) GARUDA I Diatas Tanah Milik Orang Tua Korban”

“i”sumber Facebook

Kupang, 02 Mei 2023.

MEDIABANGSA.CO.ID-Lembaga Pengawas Penyelenggara Triaspotika Republik Indonesia (LP2TRI) terus menerus berjuang untuk membantu Para Pencari Keadilan termasuk melawan MAFIA HUKUM dan Mafia-mafia Tanah.

Hari ini Secara Langsung Korban atas nama Marselinus K. Leki. Pekerjaan adalah Pegawai Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia . Alamat. Kota Kupang. datang membuat Pengaduan sekaligus konsultasi hukum tentang masalah yang dihadapi.

Korban sampaikan bahwa Perbuatan Pelakunya sangat merugikan korban dan keluarga karena Pelaku melakukan Persengkokolan jahat dengan Kepala Desa untuk menggelapkan Hak atas tanah milik Korban dan orang tua.

Pelaku dengan Kepala Desa gunakan Dana Desa untuk membangun PAUD tanpa musyawarah Desa bersama RT, RW dan orang tua korban tapi secara sepihak membangun gedung PAUD tersebut.

Korban berdomisili di Kupang sehingga jarak ke Kampung yang berada di Kabupaten Belu sehingga kesempatan Pelaku membuat Perbuatan Melawan Hukum karena Orang Tua Korban saat ini sudah Lansia sehingga sulit menegur Pelaku apa lagi Pelaku kerjasama dengan Kepala Desa.

Lokasi Tanah di RT. 003. RW. 001. Dusun. Loohali. Desa. Dualasi. Kecamatan. Lasiolat. Kabupaten Belu.

Korban datang meminta bantuan LP2TRI agar bisa melaporkan ke pihak berwenang untuk proses para pelaku terkhususnya Kepala Desa yang melakukan Penyalahgunaan Wewenang sehingga menggunakan Dana Desa tidak sesuai ketentuan Hukum.

Tanggapan KETUM LP2TRI :

Setelah kami menerima Pengaduan Korban maka perlulah kami berikan solusi awal yaitu diselesaikan secara kekeluargaan karena masalah tanah ini butuh proses dan biayanya cukup besar sehingga kami arahkan Korban bicarakan dengan keluarga untuk mediasi.

Kami juga akan pelajari berkas2 yang dikasih Korban kalau dikaji secara hukum ada unsur-unsur pidana maka rekomendasi LP2TRI ke Satgas MAFIA Tanah di POLDA NTT dan Penyalahgunaan Wewenang Oleh Kepala Desa maka kita Rekomendasi ke Inspektorat Kabupaten Belu untuk diperiksa apabila terbukti maka bertanggungjawab atas perbuatannya sesuai ketentuan Hukum yang berlaku.

Kami juga akan bersurat ke Kepala Desa dan Pelakunya agar Tanah milik Korban dan keluarga untuk diserahkan kembali secara baik-baik agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan bahkan dampak hukumnya bagi Kepala Desa dan Pelakunya cukup berat.

Karena untuk menggunakan Anggaran Desa seharusnya dibahas dalam Musrembang Desa kalau jelas keputusan bersama Aparat Desa dan tanah yang digunakan untuk gedung PAUD punya sertifikat tanah jelas maka bisa dilakukan tapi kalau tidak maka itu jelas ada indikasi KKN dampaknya Penjara.

Mari Bersama Kita Membantu Masyarakat Pencari Keadilan disekitar kita.

Contac Persoon KETUM LP2TRI :

081 246 802 017 /WA/TLP/SMS.

Artikel ini telah dibaca 135 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Naik Bus, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Perdana Sengketa Pilpres di MK

9 May 2024 - 10:39 WIB

Antisipasi sesar lembang.brin dorong bangunan di bandung gunakan anti gempa

8 May 2024 - 20:13 WIB

Tak Lagi Nyaleg DPR RI, Ono Surono: Saya Diperintah Nyalon DPRD Jabar

8 May 2024 - 19:02 WIB

Ganjar-Mahfud Resmi Deklarasi Oposisi!

8 May 2024 - 17:55 WIB

Google Ads Bantu UMKM Jangkau Lebih Banyak Customer

6 May 2024 - 13:21 WIB

Google Ads

Sosialisasi Program Ciburial MeSaT (Mengelola Sampah Terpadu) di Desa Ciburial, Kec. Cimenyan oleh mahasiswa yang melaksanakan program Magang MSIB di PT. Agritama Sinergi Inovasi penempatan Ketapang Kita beserta para penggiat lingkungan

3 May 2024 - 09:42 WIB

Trending di Kesehatan