Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 11 Feb 2023 16:01 WIB ·

Kenapa negara seperti Cina dan Russia suka memamerkan teknologi militer? Bukankah seharusnya teknologi militer disembunyikan saja supaya tidak diketahui pihak lawan?

Tujuannya untuk memberi efek deteren atau deterrence effect. Mungkin bisa dibilang mengancam secara pasif.Lebih baik memamerkan senjata dan kekuatan militer seperti ini untuk menakut-nakuti musuh, misalnya melalui parade militer. Dengan begitu negara lain yang ingin menyerang jadi sadar terhadap kekuatan yang akan mengancam balik.

Kalau negara lain sama sekali tidak tahu, mungkin mereka akan mengira bahwa China atau Rusia lemah lalu jadi berani bermain dengan agresif. Akhirnya ada potensi pecah perang yang sebetulnya tidak diperlukan.

Ya intinya membuat musuh berpikir 2x sebelum memulai perang, secara tidak langsung mengarahkan penyelesaian konflik melalui berbagai macam diplomasi atau cara lain yang lebih damai. Perang bukan hanya soal kekuatan militer, tapi lebih luas. Sama seperti konsep ketahanan dan pertahanan negara – keduanya berbeda tapi sering disamakan oleh banyak orang.Mungkin dengan menyembunyikan senjata maka bisa jadi elemen kejutan bagi musuh, tapi coba jelaskan ini pada keluarga dari korban yang sudah terlanjur tewas duluan akibat perang yang tidak diperlukan karena musuh menganggap remeh tadi.

Itu salah satu tujuan memamerkan teknologi dan alutsista, tapi terlepas dari itu dalam deterrence theory masih ada beberapa tujuan lain misalkan sebagai proyeksi kekuatan dan industri militer negara tersebut.

Tidak akan ada negara yang berminat membeli banyak pesawat seperti F-16 buatan AS bila pesawat ini tidak pernah dipamerkan atau digunakan dalam perang. Bisnis seperti ini hanya bisa berjalan dengan dua cara, melalui pameran yang sangat menjanjikan atau dengan menumpahkan darah di medan perangAtau contoh lain terjadi saat perang dingin, ketika Soviet dan AS sama-sama saling todong dengan senjata nuklir.AS bahkan sampai harus menerbangkan bomber B-52 mereka secara terus menerus, bergantian setiap 24 jam sekali. Sebelum B-52 pulang ke markas, pasti ada B-52 lain yang sudah terbang untuk menggantikannya.

Perseteruan dan ketegangan seperti ini masih terus terjadi hingga saat ini meskipun masa Perang Dingin sudah selesai. Kalau negara seperti Rusia tidak memamerkan senjatanya, maka akan semakin mudah bagi negara oposisi untuk menekan Rusia dalam berbagai cara.

Kembali lagi, tujuannya adalah sebagai ancaman pasif bukan berarti harus langsung digunakan ketika ada konflik aneh-aneh.Indonesia juga beberapa kali mengadakan parade militer, tujuannya sama sebagai deterrence effect. Lebih baik negara luar berpikir 2x untuk cari masalah dengan Indonesia ketimbang kita diremehkan lalu ada negara luar yang bertingkah konyol dan memicu konflik yang tidak diperlukan.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemanfaatan Sampah Dapur Menjadi Cairan Serbaguna bersama Mahasiswa Pengabdian Masyarakat UPN “Veteran” Jawa Timur

22 June 2024 - 18:26 WIB

Sosialisasi “Pentingnya Sertifikasi Halal bagi UMKM Muda di Desa Candi, Kab. Sidoarjo”

20 June 2024 - 11:06 WIB

Kerja Bakti “Pembersihan Sampah Sekitar Sungai di Desa Ciburial RW 7

15 June 2024 - 21:50 WIB

Kegiatan Pengolahan Sampah Terpadu di Desa Ciburial “Mengubah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos”

15 June 2024 - 21:43 WIB

Profil Desa Ciburial: Keindahan Alam yang Membutuhkan Pengelolaan Sampah Terpadu

15 June 2024 - 21:33 WIB

Tax Policy and Economic Elites: Going Where the Money is Earmarking

12 June 2024 - 05:59 WIB

Trending di Pendidikan