Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 18 Nov 2023 20:35 WIB ·

Jangan Menidurkan Akal Sehat

Oleh : Arif Hidayat

Keputusan MK terjadi pro dan kontra. Sudah mesti yang mendukung dari kalangan pendukung Prabowo. Bahkan menggunakan berbagai argumen untuk menjadikan itu hal wajar dan tidak ada masalah. Seperti banyak tokoh muda yang memiliki Prestasi, menjegal maju kontestasi, ataupun apa yang ditakutkan dengan sesosok Gibran.

Kita bukan takut, bukan meremehkan anak muda, ataupun menjegal. Kita secara tegas menegakkan konstitusi, menjaga demokrasi, melarang praktik KKN, dan terpenting akal sehat masyarakat tidak dimatikan. Sebab penggunaan akal pikiran akan membawa kemajuan lebih cepat, bukan menjadikan manusia sebagai robot.

Terlebih masyarakat seluruh Indonesia sudah tahu dengan jelas bahwa keputusan MKMK sudah menetapkan Anwar Usman melakukan pelanggaran kode etik berat. Jadi sudah wajar kalau masyarakat menilai hasil MK salah kaprah.

Sudah banyak survei ataupun lewat pergerakan mahasiswa menolak politik dinasti ataupun keputusan MK. Ini sangat jelas suara anak muda, apa tidak dianggap sebagai rakyat. Makanya aspirasi mereka diabaikan sendiri. Bahkan sampai ada intimidasi untuk membuat mereka tidak bersuara kembali.

Baru sekedar calon saja, sudah tidak mendengarkan suara rakyat. Bagaimana bisa menjadi pemimpin yang mendengarkan aspirasi warga ataupun kritik dari masyarakat? Silakan netizen menilai sendiri.

Untuk pendukung Prabowo-Gibran maupun mereka sendiri, jangan menuduhi kami sebagai penakut atas kritikan kami terhadap putusan MK. Ini sudah menjadi rahasia umum keputusannya sudah melanggar etik berat. Kalau kalian tidak merasa malu dan bersalah, itu hakmu. Dan kita sendiri juga memiliki hak untuk bersuara untuk mengatakan salah dan benar, supaya akal sehat masyarakat tidak mati.

Apa berani kubu Prabowo-Gibran mengatakan benar dan salah terhadap keputusan MK? Mereka yag dulunya menentang keputusan MK saja diam seribu bahasa, seperti Yusril maupun SBY. Sudah jelas kan, kalau hasil gugatan usia capres/cawapres memiliki cacat hukum.

Aku tidak bicara dengan kalian yang tidak memiliki hati nurani atau akal sehat. Karena mau diberitahukan apapun tetap tidak akan masuk. Sebab hatinya sudah tertutup dengan kepentingan pribadi ataupun golongannya. Bahkan dalam al-Quran saja banyak sekali menerangkan ayat tentang mereka tuli, bisu, dan buta terhadap kebenaran, selamanya akan tetap menolak.

Apa kubu Prabowo-Gibran tidak ada diksi selain takut dan jegal. Tindakan kami hanya tegas untuk menjaga akal sehat masyarakat, bukan mengaburkan kesalahan seperti kalian.

Tidak perlu panjang lebar lagi, aku sedikit ada pantun untuk semuanya. Semoga saja semua bisa berpegang teguh dalam penggunaan akal sehat dalam segala hal. Kurang lebih seperti ini :

Pandai pikir, tajam akal
Panduan hidup, akal sehat jadi modal
Bijaksana dalam setiap hal
Akal sehat, jadi pemandu dalam segala hal

Ini bukan soal mendukung siapa. Hanya satu harapanku, kalian boleh menggunakan apa saja untuk memperlihatkan keunggulan. Akan tetapi jangan sampai membuat akal sehat masyarakat mati. Apalagi terbunuhnya pemikiran akibat kepentingan pribadi. Itu sebuah kekonyolan yang sangat parah.

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas Yonif 133/YS Gelar Kuali Merah Putih di Zona Merah

16 April 2024 - 09:46 WIB

Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat Redam Dampak Konflik Timur Tengah

16 April 2024 - 09:36 WIB

Database SQL VS Database NoSQL

16 April 2024 - 08:46 WIB

Dukung Program Pompanisasi, Kementan Gencarkan Listrik Masuk Sawah

15 April 2024 - 08:12 WIB

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin

15 April 2024 - 08:03 WIB

Pemrograman Hybrid

12 April 2024 - 21:25 WIB

Trending di Tekno & Sains