Surabaya,– DPD Partai Gerindra Jawa Timur menyerahkan rekomendasi kepada 6 bakal calon kepala daerah (Bacakada). Kabupaten Jombang, yang sebelumnya santer diberitakan mendapatkan dukungan dari Gerindra melalui pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid (Gus Salman), justru tak tercantum dalam daftar penerima rekomendasi.

“Hari ini kita menyerahkan 6 rekomendasi bacakada. Spesial karena 2 di antaranya kader asli Gerindra dari Pasuruan dan Lumajang,” kata Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad di Surabaya, Minggu (18/8/2024) malam.

Politikus yang akrab disapa Gus Sadad ini membeberkan 2 kader yang dimaksud adalah Indah Amperawati yang diusung sebagai Cabup Lumajang bergandengan dengan Yudha Aji Kusuma. Satu kader lainnya yakni Rusdi Sutejo yang diusung sebagai bacabup Pasuruan bergandengan dengan Shobib Asrori.

Enam daerah yang mendapatkan rekomendasi dari Gerindra adalah Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Mojokerto, Lumajang, dan Banyuwangi.

Tidak adanya Kabupaten Jombang dalam daftar ini menimbulkan spekulasi di kalangan pengamat politik dan masyarakat, apalagi Warsubi-Salmanudin Yazid, yang sebelumnya digadang-gadang akan menerima restu dari partai berlambang garuda tersebut.

Menurut Amir pengamat politik Jombang,  keputusan untuk tidak menyerahkan rekomendasi kepada calon dari Jombang bisa jadi karena pertimbangan strategis.

“ya, bisa jadi karena pertimbangan strategis, mengingat Jombang ini juga daerah strategis, Ibu kotanya NU dan basisnya Nahdliyin, tentu harus hati-hati dalam mengambil keputusan” ujarnya

“bisa jadi Gerindra masih mempertimbangkan Gus Salman (Salmanudin Yazid) yang secara historis pernah “bermusuhan” menggugat PBNU termasuk dengan kubu Tebuireng, jika ditarik keatas hubungan itu kain meruncing, apalagi antara PKB dan PBNU saat ini semakin memanas, tentu Gerindra juga masih pikir-pikir” ujar Amir lebih lanjut.

PKB Tetap Percaya Diri: Kami Melaju Tanpa Gerindra

Di sisi lain, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jombang, yang telah mengusung pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid, menyatakan akan tetap maju dalam kontestasi Pilkada Jombang 2024, meskipun tanpa dukungan dari Gerindra.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki perolehan kursi yang cukup untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati tanpa harus bergantung pada koalisi dengan Gerindra.

“Kami yakin dengan kekuatan PKB. Dukungan Gerindra memang penting, tapi tanpa mereka pun, kami siap melaju. Perolehan kursi PKB di Jombang lebih dari cukup untuk mengusung calon sendiri, dan kami percaya diri dengan pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid,” ujar seorang sumber dari internal PKB.

“Rekomendasi Pasangan Warsubi – Gus Salman sudah final, bahkan hari ini, di Jakarta rekomendasi itu diserahkan (minggu 18/08/2024)” ujar politisi PKB dengan mengirimkan rekaman vidio penyerahan rekomendasi DPP PKB untuk Kab. Jombang.

PKB juga menyampaikan bahwa mereka akan terus berupaya menggalang dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan turun kebawah untuk memastikan kemenangan di Pilkada 2024. Keyakinan PKB ini sekaligus menjadi sinyal bahwa mereka tidak terpengaruh oleh keputusan Gerindra dan tetap optimis menghadapi persaingan.

Arah Politik Gerindra di Jombang Dipertanyakan

Tidak adanya kabupaten Jombang dalam daftar penerima rekomendasi dari DPD Gerindra Jawa Timur, tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai arah politik partai ini di Kabupaten Jombang. Apakah Gerindra akan mendukung calon lain yang belum terungkap, atau mereka benar-benar menarik diri dari kompetisi di Jombang? atau masih mengevaluasi pasangan warsubi-salmanudin yazid. (YYN)

 

Penyerahan rekomendasi Gerindra kepada bacakada di Jatim. (Foto: Istimewa)