Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 3 Apr 2024 09:43 WIB ·

Fakultas Hukum Trisakti Wakili Indonesia di Kompetisi Peradilan Lingkungan Hidup Tingkat Dunia


 Fakultas Hukum Trisakti Wakili Indonesia di Kompetisi Peradilan Lingkungan Hidup Tingkat Dunia Perbesar

Media Bangsa – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya mendukung Tim Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Trisakti yang menjadi perwakilan Indonesia dan berhasil mencapai Final dalam Kompetisi Peradilan Lingkungan Hidup Tingkat Dunia atau 28th the Stetson International Environmental Moot Court Competition di Florida, Amerika Serikat pada 10-13 April 2024 mendatang.

“Saya mendukung penuh anak-anak Tim Peradilan Semu dari Fakultas Hukum Trisakti ini agar bisa mengharumkan bangsa di kancah internasional. Tentu tidak mudah bisa mewakili Asia Tenggara bersama kampus ternama di Asia Tenggara lainnya dan bertanding di tingkat dunia,” ujar Menteri Siti dalam keterangannya terkait kunjungan Tim Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Trisakti ke kantor Kementerian LHK, Jakarta, pada Selasa (2/4/2024).

Kompetisi ini akan membahas tentang Analisis Dampak Lingkungan (Environmental Impact Assessment) dan tentang Royal Mountain Gorilla yang sudah terancam punah.

Salah satu isu yang akan dibawa oleh tim pada perhelatan di Amerika Serikat ini yaitu perubahan iklim, khususnya tentang Komitmen yang disusun negara pihak yang meratifikasi Perjanjian Paris atau Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia yang berisi target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 2030.

Siti Nurbaya mengatakan, dalam konteks perubahan iklim, Indonesia relatif tidak ketinggalan dibanding negara lain, bahkan mampu menjadi pemimpin dengan contoh (leading by example), baik dari target maupun capaiannya.

Misalnya, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memiliki komitmen Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 atau tingkat serapan di sektor kehutanan dan lahan sudah lebih tinggi dari tingkat emisi pada 2030.

Sektor FOLU sendiri ditargetkan berkontribusi hampir 60 persen dari total target penurunan emisi nasional.

“Jadi dalam konteks perubahan iklim itu kita Indonesia sudah baik. Bahkan saat ini sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Norwegia dan UK (United Kingdom) menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam mendukung implementasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030,” jelasnya.

Menteri Siti juga menegaskan agenda pengendalian perubahan iklim Indonesia dilakukan atas perintah konstitusi, bukan atas perintah internasional melalui konvensi.

Diantaranya adalah Pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menyebutkan bahwa rakyat Indonesia berhak untuk mendapatkan lingkungan yang baik, sehingga merupakan hak konstitusional.

Selain itu, Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 mengatur tentang pembangunan ekonomi yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan berwawasan lingkungan.

“Kita bekerja sesuai dengan UUD 1945, terlepas dari ada konvensi atau tidak. Kita termasuk negara yang baik karena secara konstitusi tentang sustainability disebut dalam pasal 33 UUD 1945,” ungkap dia.

Sementara iru, Ketua Delegasi Tim Peradilan Semu FH Trisakti, Muhammad Falih Nasywaan Surya mengatakan, pihaknya masuk dalam lima tim terbaik dari 24 tim negara-negara Asia Tenggara pada 28th Annual Stetson International Environmental Moot Court Competition.

Selain Tim Peradilan Semu FH Trisakti, empat tim universitas lainnya yang masuk babak final adalah Tim National University of Singapore, Tim Singapore Management University, Tim University of the Philippines, dan Tim Ateneo de Naga University.

Adapun anggota Tim delegasi Peradilan Semu FH Trisakti antara lain Nariman Saleh Abdul Aziz Bakadam, Felicia Anggraeni, dan Muhammad Rokshana.

“Para delegasi dilatih oleh dua orang alumni FH Trisakti yakni Bernhard Ruben Fritz Sumigar, dan Maryzka Tiara Hardy, selaku coach, dengan Amalia Zuhra sebagai dosen pendamping,” kata Muhammad Falih Nasywaan Surya menandaskan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas Yonif 133/YS Gelar Kuali Merah Putih di Zona Merah

16 April 2024 - 09:46 WIB

Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat Redam Dampak Konflik Timur Tengah

16 April 2024 - 09:36 WIB

Dukung Program Pompanisasi, Kementan Gencarkan Listrik Masuk Sawah

15 April 2024 - 08:12 WIB

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin

15 April 2024 - 08:03 WIB

Ini Bentuk Dukungan Pemerintah terhadap Petani

11 April 2024 - 11:33 WIB

KKP Raih Pengakuan Standar Internasional Antisuap

11 April 2024 - 11:23 WIB

Trending di Bisnis