Menu

Mode Gelap
Djauzi dan Rafa Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2023 *Pemilu 2024 Momentum Bagi Rakyat Indonesia Menentukan Masa Depan Negara dan Bangsa* Ini salah satu manfaat dari pajak yang Anda bayarkan… fasilitas kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, seperti @bpjskesehatan_ri. Ditjen pen pada rapat kerja HIMKI tahun 2023 Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara badan pengawas keuangan dan pembangunan dengan provinsi Papua Selatan Papua tengah Papua pegunungan dan Papua barat daya

Bisnis · 25 Nov 2023 20:51 WIB ·

Dikunjungi Ganjar, Romo Magnis Bahas Kemrosotan Etika Demokrasi

JAKARTA – Ganjar Pranowo, Capres nomor urut 3 bersilaturahmi kepada Romo Franz Magnis Suseno, pendeta Katholik di Kampus Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2023). Keduanya melakukan pertemuan empat mata selama sekitar satu jam.

Ganjar tiba di lokasi langsung menuju ruang kerja Romo Magnis di lantai 3. Keduanya tampak akrab berbincang santai sebelum akhirnya melakukan pembicaraan tertutup.

Usai pertemuan, keduanya berjalan menuju taman untuk memberikan keterangan kepada awak media.

Romo Franz Magnis Suseno mengatakan bahwa pertemuan kali ini membicarakan nasib bangsa Indonesia ke depan.

“Kami sebetulnya membicarakan Indonesia itu masih tetap mempunyai masa depan yang cerah,” ujarnya.

Namun, dosen ahli filsafat itu menambahkan, masih ada PR yang harus diselesaikan bagi bangsa Indonesia. Seperti masalah kemrosotan etika demokrasi dan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN).

“Tetapi kita harus mengatasi masalah-masalah yang sekarang dirasakan. Masalah seperti korupsi, masalah kemrosotan etika demokrasi. Kita harus kembali kepada kejujuran, perpolitikan itu bukan memenangkan kiri-kanan, tetapi memenangkan, menyelamatkan dan memajukan bangsa Indonesia,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Romo Magnis mendoakan Ganjar dan mendorong untuk terus berjalan maju.

“Dan semoga Tuhan memberkati dan silakan jalan terus,” terangnya.

Sementara, Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa kedatangannya kali ini untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Romo Magnis terkait dengan kenegarawanan, kebangsaan dan nasib rakyat.

“Kenegarawanan itu penting, teori representasi beliau ceritakan bahwa banyak orang kecil sekarang sulit siapa wakil saya yang harus menyuarakan suara saya. Itu sebenarnya mencolek hati para politisi yang duduk di jabatan publik untuk lebih berada pada mereka, cerita soal kemiskinan, akses kemudahan menuju kesejahteraan,” ungkapnya.

Ia mengaku senang telah mendapat kesempatan berdiskusi dengan tokoh senior itu. Bahkan ia mendapat oleh-oleh dua buah buku karya Romo Magnis. Yakni Etika Politik dan Iman Dalam Tantangan.

“Saya dikasih buku. Ini buku legend. Semua orang baca etika politik, prinsip moral dasar. Saya senang mendapatkan cerita-cerita baik, cerita etika, cerita moral dalam berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas Yonif 133/YS Gelar Kuali Merah Putih di Zona Merah

16 April 2024 - 09:46 WIB

Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat Redam Dampak Konflik Timur Tengah

16 April 2024 - 09:36 WIB

Database SQL VS Database NoSQL

16 April 2024 - 08:46 WIB

Dukung Program Pompanisasi, Kementan Gencarkan Listrik Masuk Sawah

15 April 2024 - 08:12 WIB

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin

15 April 2024 - 08:03 WIB

Pemrograman Hybrid

12 April 2024 - 21:25 WIB

Trending di Tekno & Sains