Media Bangsa – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Morowali memperkuat infrastruktur sumber daya air dengan membangun groundsill/cekdam di Sungai Karaupa, Desa Lasampi, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali.

Pemerintah menandai pembangunan tersebut melalui kegiatan groundbreaking dan seremonial pada Senin (14/9/2026). Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Direktur PT BTIIG Mr. Chai Zhenyang, serta jajaran pemerintah daerah menghadiri kegiatan tersebut. Unsur TPH dan Cikasda Sulawesi Tengah juga turut hadir.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa investasi di Kabupaten Morowali harus berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat. Ia meminta pemanfaatan sumber daya air untuk kebutuhan industri tidak mengganggu kebutuhan pengairan masyarakat.

Pembangunan Groundsill Sungai Karaupa

Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap pembangunan dan pengelolaan sumber daya air di Morowali.

Menurut Iriane, pembangunan groundsill/cekdam menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban pembangunan sarana dan prasarana sumber daya air. Pembangunan ini juga berkaitan dengan kompensasi atas pengalihan alur sungai dan pemanfaatan sumber daya air.

“Pembangunan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga penting dalam menjaga fungsi dan mengendalikan aliran air, mengurangi potensi erosi dan sedimentasi, serta mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air,” ujar Iriane.

Ia berharap pelaksana pembangunan memperhatikan aspek teknis, lingkungan, dan keselamatan. Dengan demikian, infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Iriane mengajak masyarakat sekitar untuk mendukung dan mengawal pembangunan. Ia juga meminta semua pihak menjaga komunikasi dan koordinasi. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog dan musyawarah.

Groundsill Perkuat Bendungan Karaupa

Pemerintah juga membangun groundsill sebagai bagian dari upaya memperkuat bagian bawah Bendungan Karaupa. Bendungan tersebut telah berusia sekitar 25 tahun.

Infrastruktur baru ini diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan akibat tekanan air. Keberadaannya juga mendukung upaya pemerintah dalam menjaga fungsi sumber daya air di kawasan tersebut.

Sementara itu, Direktur PT BTIIG Mr. Chai Zhenyang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Morowali. Ia mengapresiasi dukungan serta koordinasi kedua pemerintah selama pengembangan kawasan.

Sumber