Media Bangsa Indramayu, 16 Juli 2026 – Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SD Negeri 02 Bulak, Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, pada 15–16 Juli 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembinaan Keterampilan Membaca Cerita Pendek sebagai Upaya Peningkatan Literasi Membaca Anak Usia Sekolah Dasar di Wilayah Jatibarang Indramayu.”

Program pengabdian ini merupakan salah satu wujud komitmen UNJ dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui penguatan budaya literasi. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas V SD Negeri 02 Bulak yang memperoleh pembinaan keterampilan membaca cerita pendek melalui pendekatan pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan menyenangkan.

Selama pelaksanaan kegiatan, suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Sejak sesi pembukaan hingga penutupan, para siswa menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian pembelajaran. Dengan pendampingan dosen dan mahasiswa PGSD FIP UNJ, peserta mengikuti berbagai aktivitas literasi, seperti membaca cerita pendek secara terpandu, memahami isi bacaan, mengidentifikasi tokoh, alur, latar, dan amanat cerita, berdiskusi dalam kelompok, serta mempresentasikan hasil pemahaman mereka di depan kelas.

Melalui pendekatan yang interaktif, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendamping belajar, tetapi juga menjadi fasilitator yang mendorong siswa untuk berani bertanya, menyampaikan pendapat, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Suasana belajar yang komunikatif menjadikan kegiatan literasi lebih menarik sehingga siswa terlibat secara aktif dalam setiap proses pembelajaran.

Sebelum program pembinaan dilaksanakan, hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih menghadapi beberapa kendala dalam kegiatan literasi membaca. Minat membaca belum tumbuh secara optimal, sehingga membaca sering kali dilakukan hanya untuk memenuhi tugas pembelajaran. Kemampuan memahami isi bacaan juga masih terbatas, ditandai dengan kesulitan menemukan gagasan utama, menjelaskan kembali isi cerita secara runtut, mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita pendek, serta menarik pesan moral yang terkandung di dalamnya. Selain itu, sebagian siswa masih kurang percaya diri ketika diminta membaca atau menyampaikan hasil pemahamannya di depan kelas.

Setelah mengikuti rangkaian pembinaan, perubahan positif mulai terlihat pada kemampuan literasi membaca siswa. Antusiasme terhadap kegiatan membaca meningkat, ditunjukkan dengan keaktifan siswa dalam memilih bahan bacaan dan mengikuti setiap sesi diskusi. Kemampuan memahami isi cerita juga mengalami peningkatan; siswa lebih mudah menemukan ide pokok, menjelaskan kembali alur cerita menggunakan bahasa sendiri, mengidentifikasi tokoh dan karakter, serta menyimpulkan pesan yang terkandung dalam bacaan. Penguasaan kosakata menjadi lebih baik, sehingga siswa lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat maupun mempresentasikan hasil diskusi di depan teman-temannya.

Tidak hanya berdampak pada peningkatan kemampuan membaca, kegiatan ini juga menumbuhkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis siswa. Interaksi yang terbangun selama proses pembelajaran menciptakan suasana kelas yang lebih aktif dan menyenangkan. Para guru turut mengapresiasi metode pembelajaran yang diterapkan karena mampu meningkatkan partisipasi belajar siswa serta memberikan alternatif strategi pembelajaran literasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, guru, dan masyarakat Desa Bulak. Kehadiran tim dosen dan mahasiswa PGSD FIP UNJ dinilai memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah dasar. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan menjadi bukti bahwa sinergi berbagai pihak memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi PGSD FIP UNJ berharap dapat terus menghadirkan inovasi dan pendampingan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Penguatan literasi sejak jenjang sekolah dasar diharapkan mampu membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan membaca yang baik, berpikir kritis, serta memiliki karakter pembelajar sepanjang hayat. Sejalan dengan semangat Universitas Negeri Jakarta untuk terus berkarya bagi masyarakat, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdampak bagi kemajuan bangsa.