Media Bangsa – Menurut Kennyza Afrilia, “Melalui society 5.0 kecerdasanbuatan yang akan membantu masyarakat. Dalam society 5.0 juga akan ditekankan keseimbangan pencapaian ekonomidengan ilmu manajemen bisnis akan membantumenyelesaikan problem sosial.” (2023, Maret 29).

Ditengah pesatnya perkembangan digital, era society 5.0 hadirkan jawaban untuk beradaptasi dengan kemajuanteknologi dan kebutuhan manusia. Dalam hal ini era society 5.0 tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi sepertikecerdasan buatan (AI). Melainkan juga untukmemperdayakan dan meningkatkan produktivitas masyarakatuntuk mencapai kehidupan yang lebih unggul. Dalam konsepini, manajemen menjadi salah satu pemegang peran pentinguntuk memastikan bahwa teknologi dapat dimanfaatkansecara optimal. Menurut Kennyza Afrilia, “Melalui society 5.0 kecerdasan buatan yang akan membantu masyarakat. Dalam society 5.0 juga akan ditekankan keseimbanganpencapaian ekonomi dengan ilmu manajemen bisnis akanmembantu menyelesaikan problem sosial.” (2023, Maret 29).

Namun, beradaptasi dengan adanya perubahan bukanlah suatuhal yang mudah dilakukan. Dibutuhkan strategi manajementerhadap transformasi digital yang tanggap, untuk mendorongtim terus berinovasi juga kreatif. Pada artikel ini akanmembahas lebih lanjut mengenai pentingnya peranmanajemen dalam era society 5.0 serta memberikan tips dan trik untuk membantu manusia dalam beradaptasi dan memanfaatkan teknologi.

Beberapa Tips and Trik Menghadapi Era Society 5.0

   1. Keterampilan Digital

Berkembangnya  transformasi  digital mengharuskan kitauntuk memiliki keterampilan dalam mengikuti kemajuanteknologi. Keterampilan digital ini melingkupi Literasi digital, Pelajari coding atau pemrograman, Memahami aplikasi untukkolaborasi digital,Kuasai pengelolaan data, dan beradaptasidengan AI.

    2.Pemahaman Teknologi dan Inovasi

Kemampuan untuk memahami dan menciptakan solusi baru dalam era teknologi.

solusi baru yang membawa perubahan positif dan efisiensi.  Pemahaman ini mencakup peningkatan efisiensi, daya saingyang lebih baik dan dapat meningkatkan kualitas hidup.

     3. Pendidikan yang Relevan

Demi mengejar era teknologi, dibutuhkan wawasan yang luasmengenai akses informasi. Persaingan dalam era ini, membutuhkan  pendidikan relevan baik formal maupunnonformal.  Sebaiknya kita menambah wawasan denganmengikuti kursus online, seminar, workshop, ataupunpelatihan bersertifikat yang berkaitan dengan minat dan bidang pekerjaan yang kita jalani.

     4. Manfaatkan Data untuk Keputusan Strategis

penggunaan data tidak hanya sebatas pengumpulan dan penyimpanan informasi. Proses ini melibatkan berbagailangkah penting, mulai dari pengumpulan data yang tepathingga penerapan keputusan berbasis data. penerapan strategi yang efektif agar mencapai keunggulan kompetitif. Namun, penting untuk selalu mempertimbangkan etika dalampenggunaan data, termasuk transparansi dan penghormatanterhadap hak konsumen.

    5. Kesiapan Mental

Perubahan teknologi yang begitu cepat tentu tidak mudahditerima. Maka dari itu, kesiapan mental menjadi hal pentingdemi menghadapi tekanan yang terjadi pada lingkungan kerjamaupun sosial. Kemampuan mengelola Waktu, mengatasistres, dan menjaga kondisi fisik juga menjadi prioritas utama.

Peran manajemen dalam era Society 5.0 sangatlah pentinguntuk memastikan bahwa kemajuan teknologi dapatdimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kualitashidup masyarakat. Dengan mengintegrasikan inovasiteknologi dan pendekatan humanis, Society 5.0 tidak hanyamenjawab tantangan transformasi digital, tetapi juga menciptakan peluang baru yang mendorong produktivitas dan kreativitas.  

Menghadapi era teknologi yang terus berkembangmemerlukan pendekatan yang holistik dan proaktif. Pertama, keterampilan digital menjadi krusial untuk beradaptasi dengantransformasi digital, mencakup literasi digital, pemrograman, dan pemahaman aplikasi kolaborasi.Kedua, pemahamantentang teknologi dan inovasi membantu individumenciptakan solusi yang efisien dan membawa perubahanpositif, meningkatkan daya saing dan kualitas hidup.  

Untuk menghadapi perubahan yang dinamis ini, organisasidan individu perlu lebih proaktif dalam memperbaruiketerampilan mereka. Pemerintah, perusahaan, dan institusipendidikan juga diharapkan lebih berperan aktif dalammenyediakan fasilitas pelatihan dan pendidikan yang relevan. Namun, implementasi Society 5.0 masih menghadapitantangan berupa kesenjangan digital dan kurangnya aksespendidikan teknologi di beberapa wilayah. Perlu ada upayayang lebih inklusif untuk memastikan bahwa semua lapisanmasyarakat dapat merasakan manfaat dari era ini, sehinggatidak terjadi ketimpangan sosial yang semakin besar.

Penulis: 

Ogy Farah Diana M.,
Clara Naya Nirmala,
Gladis Flastia Imeldaarzeti,
Dela Kusuma .A,
Trias febriana N,
Rania Ramadhani,
Thirza Cornelia .A ,
Satrio Maulana
Mahasiswa Jurusan Manajemen, Universitas Muhammadiyah Malang