Media Bangsa – Gelang, anting, kalung hingga gantungan kunci manik-manik khas Jombang karya mahasiswa Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) berhasil mencuri perhatian pada acara Demo Day Airlangga Collaborative Entrepreneur Camp (ACEC) 2024. Merupakan salah satu program wirausaha merdeka kampus merdeka kemristek dikbud tahun 2024 . Acara yang digelar di Boulevard Kampus C Universitas Airlangga (Unair) pada Rabu (6/11/2024) ini diikuti oleh berbagai kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Stand kelompok 23 dari Unipdu Jombang, yang terdiri dari 8 Mahasiswa dan mahaiswi yang lolos dari Unipdu dan 1 dari Undar menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Mengusung tema kerajinan tradisional dengan sentuhan modern, kelompok ini memamerkan berbagai aksesori yang terbuat dari manik-manik khas Jombang. Kreativitas dan kualitas produk yang ditampilkan berhasil menarik minat pengunjung, terutama mahasiswa Unair.
“Sparkle Craft Beads”, pemilihan nama dari sebuah usaha yang berfokus pada pembuatan dan pemasaran gelang manik-manik yang unik dan berkualitas. Dengan meningkatnya minat konsumen terhadap produk kerajinan tangan yang personal dan eksklusif, kami melihat peluang besar untuk memasuki pasar ini. Kami berkomitmen untuk menggunakan bahan baku berkualitas dan teknik produksi yang efisien untuk memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar. Tim kami terdiri dari individu yang memiliki keahlian dalam pemasaran, produksi, dan manajemen, yang akan bekerja sama untuk menciptakan produk yang tidak hanya menarik tetapi juga fungsional.
Strategi pemasaran kami akan memanfaatkan teknik digital marketing dan media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Kami juga akan menjalin kemitraan dengan influencer dan komunitas lokal untuk meningkatkan visibilitas merek dan menarik perhatian pelanggan. Selain itu, kami akan menerapkan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan tim dan memastikan bahwa kami dapat beradaptasi dengan perubahan tren pasar.
“Kami sangat senang dengan antusiasme pengunjung terhadap produk kami. Bahkan beberapa item sudah habis terjual dan masih ada yang memesan untuk diambil besok,” ungkap Ike , salah satu anggota kelompok 23 saat diwawancarai.
Produk yang ditawarkan meliputi berbagai aksesori fashion seperti kalung, gelang, dan anting-anting, serta merchandise berupa gantungan kunci. Setiap produk dibuat dengan teliti dan menampilkan kekhasan manik-manik Jombang yang terkenal dengan kualitasnya.
“Ini adalah bukti bahwa produk tradisional masih memiliki tempat di hati konsumen modern. Dengan sentuhan inovasi dan kreativitas, kerajinan tradisional bisa tetap eksis dan diminati,” tambah Dr. Ahmad, pembimbing kelompok 23.
Demo Day ACEC 2024 sendiri merupakan puncak dari rangkaian program kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga. Acara ini bertujuan memberikan wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan produk dan ide bisnis mereka, sekaligus membangun jaringan dengan sesama wirausahawan muda.
Kesuksesan kelompok 23 Unipdu dalam acara ini menunjukkan bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi dapat menghasilkan inovasi yang memadukan nilai-nilai tradisional dengan kebutuhan pasar modern. Hal ini sejalan dengan tujuan ACEC untuk mendorong pertumbuhan wirausaha muda yang kreatif dan berwawasan lokal.
### Sekilas Tentang ACEC
Airlangga Collaborative Entrepreneur Camp (ACEC) adalah program unggulan Universitas Airlangga dalam bidang kewirausahaan mahasiswa. Program ini menggabungkan pelatihan, mentoring, dan eksibisi produk untuk membantu mahasiswa mengembangkan potensi wirausaha mereka, kampus Merdeka Kemdikbud ristek 2024.
