Kegiatan Bank Sampah Sari Kusumo warga RT 07 RW 06 Wonokusumo Surabaya bersama mahasiswa MBKM

Kegiatan Bank sampah merupakan inisiatif komunitas yang bertujuan untuk mengelola sampah secara berkelanjutan dengan cara mengumpulkan, memilah, dan mendaur ulang sampah dari rumah tangga dan lingkungan sekitar. Program ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat yang terlibat.

Di Indonesia, masalah sampah merupakan isu yang sangat signifikan. Kota-kota besar menghadapi tantangan besar dalam mengelola volume sampah yang terus meningkat akibat pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Banyak tempat pembuangan akhir yang sudah mendekati kapasitas maksimalnya, dan sistem pengelolaan sampah yang ada sering kali tidak efisien dan kurang terintegrasi.

 

Kegiatan Bank Sampah Sari Kusumo

Bank sampah hadir sebagai solusi inovatif untuk masalah ini. Konsepnya adalah masyarakat dapat menyetor sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam ke bank sampah. Sampah ini kemudian dipilah, ditimbang, dan dicatat dalam sebuah buku tabungan sampah. Nilai dari sampah yang disetorkan ini kemudian dikonversi menjadi sejumlah uang yang bisa ditabung atau ditukar dengan barang-barang kebutuhan sehari-hari.

Pemilahan Sampah Kering

RW 6 Wonokusumo, seperti banyak wilayah perkotaan lainnya, menghadapi masalah sampah yang cukup serius. Volume sampah yang dihasilkan setiap harinya memerlukan penanganan yang efektif untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan. Bank Sampah Sari Kusumo didirikan sebagai jawaban atas tantangan ini, dengan tujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dan memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dihasilkan warga.

Bank sampah “Sari Kusumo” terletak di RT 07 RW 06 Wonokusumo Surabaya. PengelolahBank Sampah ini diketuai oleh Ibu Ernawati dan dibantu oleh 8 warga sebagai anggota pengurus bank sampah sari kusumo. Kegiatan bank sampah dilakukan di akhir bulan minggu terakhir yang pada saat itu terlaksanakan pada tanggal 27 April 2024. Program bank sampah telah diimplementasikan dengan antusiasme tinggi dari warga setempat. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga, hingga lansia, yang semuanya berpartisipasi aktif dalam pengumpulan dan pemilahan sampah. Selain itu, edukasi mengenai pentingnya daur ulang dan pengelolaan sampah juga rutin dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga. Penimbangan dilakukan oleh kader bank sampah dan tabungan mereka akan diserahkan kepada mereka kembali dalam bentuk uang saat menjelang Hari Raya idul Fitri.

Manfaat Kegiatan bank Sampah

Sejak didirikan, bank sampah di RT 07 RW 6 Wonokusumo telah menunjukkan hasil yang signifikan. Volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir berkurang drastis, dan warga merasakan manfaat ekonomi dari penjualan sampah daur ulang. Selain itu, lingkungan sekitar menjadi lebih bersih dan sehat, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Bank Sampah Sari Kusumo membantu kami melihat sampah dari perspektif yang berbeda. Sampah tidak lagi menjadi masalah, tetapi menjadi sumber penghasilan tambahan,” ujar Ibu Grista, salah satu warga yang aktif berpartisipasi dalam program ini.